Ringkasan Siaran:
- PSNB Bersua Wakil Bupati Sidoarjo di rumah dinas pada Rabu (13/5/2026).
- Paguyuban siap bersinergi dengan Pemkab Sidoarjo menghidupkan seni budaya Nusantara.
- Pusat perhatian kerja sama meliputi pelatihan, pementasan, dan edukasi budaya Demi generasi muda.
- Pemkab Sidoarjo menyambut positif kolaborasi pelestarian budaya daerah.
Sidoarjo (Liputanindo.id) – Paguyuban Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya Bersua langsung dengan Mimik Idayana di rumah dinas Wakil Bupati Sidoarjo, Rabu (13/5/2026). Pertemuan yang difasilitasi Kepala Bidang Kebudayaan, Kartini, tersebut menjadi ajang penyampaian visi dan rencana kolaborasi pelestarian seni budaya di Kabupaten Sidoarjo.
Dalam audiensi itu, PSNB menyatakan kesiapan Demi bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo guna menghidupkan kembali kesenian Nusantara di daerah. Organisasi tersebut Mau menjadi Kawan strategis pemerintah dalam pengembangan dan pelestarian budaya lokal.
“PSNB Mau jadi Kawan Pemkab. Fokusnya di pelatihan, pementasan, dan edukasi budaya ke anak muda biar seni tradisional nggak punah,” ujar perwakilan PSNB.
Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menyambut Bagus inisiatif tersebut. Menurutnya, Pemkab Sidoarjo terbuka terhadap kolaborasi dengan komunitas seni dan budaya demi memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menjaga keberlanjutan warisan Nusantara.
“Audiensi ini diharapkan jadi langkah awal lahirnya program seni budaya yang berkelanjutan dan langsung dirasakan masyarakat,” ucapnya.
Secara Lazim, PSNB merupakan paguyuban yang berfokus pada pengembangan seni dan estetika budaya Nusantara. Organisasi tersebut menjalankan sejumlah fungsi strategis, mulai dari pelestarian seni tradisional hingga penguatan edukasi budaya kepada generasi muda.
Selain menjaga keberlangsungan kesenian daerah agar Kagak punah, PSNB juga aktif melakukan kajian estetika budaya melalui pendalaman filosofi dan nilai keindahan dalam karya budaya lokal.
“Menyelenggarakan pelatihan, workshop, atau sanggar belajar bagi anak-anak dan remaja Demi menumbuhkan rasa Kasih tanah air,” urainya.
PSNB juga menilai kegiatan pementasan dan pameran budaya perlu Maju digelar secara rutin. Festival seni, pertunjukan budaya, maupun pameran dinilai menjadi sarana efektif Demi mengenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat luas hingga wisatawan mancanegara.
Selain itu, paguyuban tersebut juga Mau memperkuat ruang silaturahmi antar-seniman, budayawan, kolektor benda seni, dan masyarakat Lazim agar program pemajuan kebudayaan di tingkat daerah maupun nasional dapat Maju berjalan.
“Wadah silaturrahmi bagi para seniman, budayawan, kolektor benda seni, dan masyarakat Lazim Demi saling bertukar pikiran juga harus Maju digalakkan agar program pemajuan kebudayaan di tingkat daerah maupun nasional Maju terwujud,” sebutnya menutup. [isa/beq]
