PSIM Yogyakarta Pemenang Perserikatan 2 2024/25 usai kalahkan Bhayangkara FC, laga sempat tertunda hujan deras
Sepakbola
Editor: Sigit Kurniawan
Kamis, 27 Februari 2025 – 23:56 WIB
Liputanindo.id – PSIM Yogyakarta memastikan diri sebagai Pemenang Perserikatan 2 2024/25 setelah mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1 dalam laga final yang berlangsung dramatis di Stadion Manahan, Solo, Rabu (26/2) malam.
Dalam pantauan, pertandingan ini mempertemukan dua tim terbaik dari babak championship, yakni Pemenang Grup A dan B.
Selain itu, satu tiket promosi terakhir ke Perserikatan 1 sebelumnya telah diamankan oleh Persijap Jepara yang mengalahkan PSPS Pekanbaru dalam laga play-off peringkat tiga.
PSIM membuka Keistimewaan Segera di menit ke-9 melalui eksekusi tendangan bebas Rafinha. Playmaker asal Brasil itu melesakkan bola dengan tendangan pisang yang indah, tak Bisa dijangkau kiper Bhayangkara, Gugusan Setho. Gol ini menjadi torehan ke-19 Rafinha di Perserikatan 2 musim ini, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Akbar Santoso.
Setelah gol tersebut, permainan berjalan lebih Lamban. PSIM memilih bermain Terjamin, sementara Bhayangkara FC yang sudah memastikan promosi ke Perserikatan 1 Kagak tampil terlalu agresif.
Drama terjadi di awal babak kedua Demi hujan deras mengguyur Stadion Manahan, menyebabkan lapangan tergenang air. Wasit Rio Permana Putra memutuskan menunda pertandingan selama 2×30 menit. Setelah hujan mulai mereda, laga akhirnya dilanjutkan pada pukul 17.30 WIB.
Bhayangkara FC meningkatkan intensitas serangan usai Waktu Senggang panjang. Mereka mengandalkan umpan silang dan tembakan jarak jauh Buat mengakali kondisi lapangan yang Tetap basah.
Hasilnya terlihat di menit ke-70. Umpan silang Ruben Sanadi sukses disambut sundulan Felipe Ryan yang menaklukkan kiper PSIM, Harlan Suardi. Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan.
Pada extra time, Bhayangkara FC harus bermain dengan 10 pemain setelah salah satu pemainnya mengalami cedera. Situasi ini dimanfaatkan PSIM Buat menekan.
Gol penentu kemenangan lahir melalui aksi individu Roken Tampubolon. Pemain muda PSIM itu melakukan solo run dari sisi kiri, menerobos pertahanan Bhayangkara, dan menceploskan bola ke gawang. Skor 2-1 bertahan hingga peluit akhir berbunyi.
Dengan kemenangan ini, PSIM Yogyakarta Kagak hanya memastikan promosi ke Perserikatan 1 musim depan tetapi juga meraih gelar Pemenang Perserikatan 2 2024/25. Sementara itu, Bhayangkara FC dan Persijap Jepara juga akan menemani PSIM di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.
Sumber : Radio Elshinta