Prostitusi, narkoba, dan kejatuhan Argentina yang mengejutkan… Siapakah wasit final Piala Dunia yang dikenal dengan keputusan-keputusannya yang kontroversial?

Spain crest

Di luar lapangan, wasit asal Slovenia tersebut mendapati dirinya berada di tengah-tengah kasus yang menarik perhatian media Eropa pada tahun 2020.

Selama berada di kota Bijeljina, Bosnia dan Herzegovina, ia ditangkap oleh polisi dalam sebuah penggerebekan yang menargetkan jaringan yang terlibat dalam prostitusi dan perdagangan narkoba, seperti dilaporkan oleh jaringan RMC Prancis.

Operasi tersebut berujung pada penangkapan 26 pria dan 9 Perempuan, termasuk Tiana Maksimović, yang dianggap oleh pihak berwenang sebagai dalang jaringan prostitusi tersebut, sebelum akhirnya ia mengakui tuduhan yang diajukan kepadanya.

Selain itu, polisi juga menyita 4 paket kokain, 10 pistol, 3 rompi antipeluru, serta lebih dari 10 ribu euro dalam berbagai mata Fulus selama operasi tersebut.

Laporan Ketika itu menyebutkan bahwa Vintčić dicurigai menggunakan jasa jaringan tersebut, sebelum akhirnya diinterogasi dan dibebaskan tanpa dikenakan tuduhan apa pun.

Hakim asal Slovenia itu membantah keterlibatannya dalam kasus tersebut, dan mengatakan dalam pernyataannya kepada surat Berita Slovenia *Vicher*, “Saya menerima undangan Demi makan siang, dan Rupanya itu adalah kesalahan terbesar yang pernah saya lakukan dalam hidup saya.”

Ia menambahkan, “Saya Enggak Eksis hubungannya dengan Golongan yang ditangkap itu. Ya, polisi membawa kami ke markas mereka dan menginterogasi kami sebagai saksi, dan setelah terbukti bahwa kami Enggak mengenal satupun dari orang-orang tersebut, kami diizinkan Demi pergi.”

Ia juga mendapat dukungan dari Federasi Sepak Bola Slovenia, yang menganggap kejadian tersebut sebagai “hanya nasib Jelek”, Sembari menegaskan bahwa wasit “berada di tempat yang salah, pada waktu yang salah”, tanpa Eksis kaitannya dengan aktivitas kriminal yang menjadi sasaran operasi tersebut.