Petani Apresiasi Pemerintahan Prabowo Jaga Stabilitas Harga Gabah

Direktur SDM dan Biasa Perum Bulog Sudarsono Hardjosoekarto Demi ikut langsung turun ke lapangan Buat melakukan penyerapan di Desa Bengkel, Tabanan, Bali. Foto: dok Bulog.

Jakarta: Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menegaskan komitmennya dalam menjaga harga gabah tetap Konsisten di tingkat petani. Sesuai Keputusan Kepala Bapanas Nomor 14 Tahun 2025, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram (kg). Keputusan ini bertujuan Buat melindungi petani dan mempercepat pencapaian swasembada pangan.

Presiden Prabowo Subianto secara tegas menekankan bahwa pemerintah telah menetapkan HPP gabah sebesar Rp6.500 per kg dan akan menindak tegas pihak yang mencoba merugikan petani.

“Pemerintah telah menetapkan harga gabah kering panen dari petani Rp6.500. Karena itu, saya ulangi, Rp6.500. Jangan korbankan petani dengan Argumen rendemen, kadar air, atau kualitas. Saya Paham Metode-Metode di mana orang kecil selalu dikorbankan,” ujar Presiden Prabowo dalam pertemuan strategis dengan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Senin, 3 Februari 2025 Lampau.

Presiden Prabowo juga menyoroti adanya indikasi pihak-pihak tertentu yang mencoba memainkan harga gabah di tingkat petani. Ia menegaskan pemerintah Bukan akan tinggal Hening terhadap praktik yang merugikan petani.

Cek Artikel:  Potensi Zakat Fitrah 2024 Lelah Rp5,3 Triliun

“Saya mengimbau Segala pihak, dari penggilingan padi di daerah-daerah. Eksis yang sudah menyesuaikan, tapi Eksis juga yang Tetap berani bermain-main dengan pemerintah Indonesia. Seberapa besar pun penggilingan padi itu, kalau berani bermain-main, saya akan tindak,” tegasnya.

Baca juga: Bos Bulog Tegaskan HPP Gabah Rp 6.500 per Kilogram

Bulog Pastikan Harga Sesuai Kebijakan

Direktur Esensial Perum Bulog, Mayjen TNI Novi Helmy, memastikan agar harga gabah Bukan Terperosok Demi panen raya berlangsung. “Pokoknya ini sudah instruksi Bapak Presiden (Prabowo Subianto), harga gabah enggak boleh lebih rendah dari Rp6.500,” kata Novi, beberapa waktu Lampau.

Buat mencegah praktik permainan harga oleh spekulan, masyarakat dan petani diminta Buat melaporkan Apabila Eksis pihak yang membeli gabah di Rendah harga yang ditetapkan. Bulog siap bertindak dengan membeli langsung dari petani guna memastikan mereka mendapatkan keuntungan yang layak.

Petani Sambut Bagus Kebijakan Harga Gabah

Langkah Bulog dalam menjaga harga gabah disambut Bagus oleh para petani. Di Sumatera Utara, para petani mengungkapkan rasa syukur setelah gabah mereka dibeli dengan harga sesuai kebijakan pemerintah.

Cek Artikel:  Pemerintah Diminta Waspadai Gelombang Pengangguran

“Selamat malam. Hari ini, panen gabah padi di Desa Serba Jadi, Kecamatan Sunggal dan hasil panen ini akan dibeli oleh Bulog cabang Medan. Terima kasih Bulog yang mau membeli padi dari desa kami dengan harga Rp6.500 (per kg). Kami Tiba malam ini, Tetap nimbang. Dan padi ini Sekeliling 30 ton akan diambil oleh Bulog Cabang Medan,” ujar seorang Penduduk dalam unggahan video TikTok @ayoubirink82 yang dikutip, Kamis, 27 Februari 2025.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa sebanyak 30 ton gabah telah dibeli Bulog dengan harga Rp6.500 per kg. Respons positif pun bermunculan dari warganet yang mengapresiasi langkah Segera pemerintah.

“Berarti instruksi Menteri sudah dijalankan dengan Bagus. Semoga daerah lain segera mengikuti. Sukses selalu petani kita,” tulis akun @B2sgt.

Strategi Bulog Maksimalkan Penyerapan Gabah

Perum Bulog Demi ini tengah memaksimalkan penyerapan gabah dari petani Buat memastikan stabilitas harga dan pasokan beras nasional, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri. Dengan Sasaran penyerapan 3 juta ton setara beras, pemerintah berupaya memberikan harga yang Bagus bagi petani di tengah prediksi surplus panen sebesar 4,9 juta ton hingga Mei 2025.

Cek Artikel:  Tips Bisnis Pemula: Punya Kata Kunci Sebagai Identitas Merek

Humas Perum Bulog, Andrew R. Shahab, menjelaskan bahwa Bulog telah menyusun berbagai strategi Buat mencapai Sasaran tersebut.

“Strategi pertama, Bulog gencar melakukan sosialisasi terkait HPP GKP Rp6.500 per kg kepada petani. Kedua, kami membentuk Tim Jemput Gabah di tingkat Distrik dan cabang agar Pandai langsung membeli gabah hingga tingkat petani serta membentuk posko pengadaan di Tempat simpan Bulog,” ungkap Andrew.

Bulog juga menggandeng berbagai pihak, termasuk TNI-Polri dan Babinsa, dalam proses penyerapan gabah Buat memastikan harga tetap Konsisten di tingkat petani. Bahkan, telah dilakukan MoU antara Kementerian BUMN dan TNI Buat kerja sama strategis dalam upaya mencapai swasembada pangan.

“Kekuatan jaringan TNI-Polri khususnya Babinsa di desa-desa akan memudahkan pemantauan panen di titik-titik produksi dan memastikan petani menjual gabah dengan harga yang menguntungkan,” tambah Andrew.

Selain itu, Bulog juga berkolaborasi dengan Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) serta Kementerian Pertanian Buat memastikan Sasaran penyerapan gabah/beras sebanyak 3 juta ton dapat tercapai.

Mungkin Anda Menyukai