Surabaya (Liputanindo.id) – Persik Kediri tampil efektif dan menutup babak pertama dengan Keistimewaan 3-1 atas Bali United. Laga pekan ke-19 Super League 2025/2026 ini berlangsung di Stadion Brawijaya, Jumat (30/1/2026) sore.
Bertindak sebagai tuan rumah, Persik Kediri langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Dalam 10 menit pertama, skuad Harimau Putih kerap memamerkan permainan satu-dua Segera yang Membikin lini tengah Bali United bekerja ekstra.
Meski demikian, Bali United Kagak tinggal Tenang. Tim tamu menerapkan pressing ketat yang beberapa kali Membikin Persik kehilangan momentum dan Malah berada dalam tekanan.
Petaka bagi Persik Kediri datang pada menit ke-23. Lemparan ke dalam Rizky Dwi disambut Boris Kopitovic di area penalti. Bola yang mengarah ke gawang sempat mengenai dada bek Persik, M. Firli, dan berubah arah. Gol bunuh diri tersebut membawa Bali United unggul lebih dulu 1-0.
Keistimewaan itu Kagak bertahan lelet. Lima menit berselang, Persik Kediri mendapat keuntungan dari blunder fatal bek Bali United, Kadek Arel. Tanpa tekanan berarti, ia melakukan back pass tanggung ke arah kiper Hauptmijer. Bola dengan mudah direbut Jose Rodriguez yang langsung menyarangkan ke gawang Nihil.
Drama kembali terjadi pada menit ke-40. Bali United melayangkan protes keras kepada hakim garis setelah tercipta gol kedua Persik Kediri yang berawal dari situasi tendangan gawang. Bola sempat menyentuh tanah Begitu dilepaskan Hauptmijer dan kemudian diarahkan ke Kadek Arel. Tekanan Segera pemain Persik Membikin bola berhasil direbut dan dialirkan kepada Jose Rodriguez. Tanpa kesulitan, gelandang asing itu mencetak gol keduanya sekaligus membalikkan keadaan menjadi 2-1.
Alih-alih menyamakan skor, Bali United Malah kembali kebobolan di masa tambahan waktu babak pertama. Umpan terobosan Ezra Walian disambut sepakan keras Wigi Pratama yang sempat ditepis Hauptmijer. Tetapi, bola rebound Anjlok Pas di kaki Adrian Luna yang melakukan tap-in sempurna. Skor 3-1 Kepada Keistimewaan Persik Kediri bertahan hingga turun minum. (faw/kun)
