Ringkasan Siaran:
- Persela Lamongan memperpanjang kontrak Bima Sakti Buat musim mendatang.
- Manajemen Mau mengembalikan Watak permainan khas Persela yang dikenal ngeyel dan penuh daya juang.
- Bima Sakti dinilai Mempunyai identitas kepelatihan yang sesuai dengan visi klub.
- Persela juga menyiapkan staf kepelatihan yang lebih lengkap Buat mendukung proyek jangka panjang.
Lamongan (Liputanindo.id) – Persela Lamongan mulai mempersiapkan proyek jangka panjang Buat membangun kembali fondasi klub. Selain menata aspek finansial, manajemen juga mulai Konsentrasi membangun identitas permainan yang selama ini menjadi Tanda khas Laskar Joko Tingkir.
Salah satu langkah yang diambil adalah mempertahankan Bima Sakti sebagai Instruktur kepala. Instruktur berusia 50 tahun tersebut telah menyepakati perpanjangan kontrak yang ditawarkan manajemen Persela.
Direktur Bisnis Persela, Pradita Aditya, mengatakan misi Penting yang sedang dibangun klub adalah mengembalikan Watak permainan Persela yang dinilai mulai memudar dalam beberapa musim terakhir.
“Kita Lagi ingat, dulu permainan Persela itu ngeyel, walaupun dari segi pemain, saya pikir Standar-Standar saja,” kata Adit, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, Persela selama ini dikenal sebagai klub yang Bisa membangun tim kompetitif tanpa harus bergantung pada pemain mahal atau nama besar.
Sejumlah pemain yang pernah berkembang dan bersinar Serempak Persela antara lain Hendro Siswanto, Zulham Zamrun, Fahmi Al Ayyubi, Saddil Ramdani, Taufiq Kasrun, Ahmad Nur Hardianto, dan Dendi Sulistyawan.
“Jadi kami Mau lebih efektif dalam belanja pemain. Enggak harus mahal dan nama besar, tapi berkualitas dan Mempunyai daya juang tinggi di atas lapangan,” ujarnya.
Atas dasar itu, manajemen menilai Bima Sakti merupakan sosok yang Akurat Buat mengembalikan identitas permainan Persela.
“Kami membutuhkan Instruktur yang punya identitas atau Tanda khas permainan yang sesuai dengan Asa kita. Nah, sehingga kami Menyaksikan Coach Bima itu adalah orang yang pas. Dia punya integritas, seirama dengan konsep yang Mau kita bangun,” tuturnya.
Selain kesesuaian filosofi permainan, performa Persela selama ditangani Bima Sakti juga menjadi pertimbangan Penting.
Bergabung pada paruh musim, Bima memimpin Persela dalam 14 pertandingan dengan catatan lima kemenangan, lima hasil imbang, dan lima kekalahan.
Manajemen juga menilai mantan Instruktur Timnas Indonesia tersebut Bisa menjaga suasana ruang ganti tetap kondusif serta membangun Rekanan yang Bagus dengan para pemain.
“Karena menurut kami, Coach Bima, dengan kondisi kemarin seperti itu, itu sudah Dapat maksimal, performa tim juga Lagi Bagus,” ucap Adit.
Buat mendukung Sasaran tersebut, Persela juga akan memperkuat jajaran staf kepelatihan pada musim mendatang.
Manajemen berencana menambah Instruktur fisik dan analis pertandingan yang Mempunyai keahlian Tertentu guna meningkatkan kualitas persiapan tim.
“Kami memang Terdapat nuansa baru. Jadi, kami butuh Instruktur fisik, dan kami juga butuh analis yang expert di bidangnya. Mungkin ini Enggak sama seperti kemarin,” pungkasnya. [fak/beq]
