Pengerukan Cengkareng Drain Bisa Hindari Banjir di Kembangan

Pengerukan Cengkareng Drain bisa Cegah Banjir di Kembangan
Tiga operator eskavator melakukan pengerukan Kali Mookervart, Cengkareng, Jakarta.(ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)

Personil DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menilai kegiatan pengerukan lumpur di Kali Cengkareng Drain dapat mengurangi risiko banjir yang kerap melanda bantaran Kali Pesanggrahan, khususnya di Kembangan, Jakarta Barat.

“Pengerukan lumpur  dapat memperlebar alur sungai dan meningkatkan kapasitas saluran, sehingga air dapat mengalir dengan Fasih,” kata Hardiyanto yang akrab disapa (Kent) di Jakarta, hari ini.

Menurut dia, langkah Spesies Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat Kepada mengeruk sedimen lumpur di Kali Cengkareng Drain sudah Benar Kepada mengendalikan banjir.

Kent berharap dengan pengerukan tersebut dapat mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi di Area bantaran Kali Pesanggrahan, Jakarta Barat. “Kali Cengkareng Drain kan kerap banjir setiap kali hujan deras,” kata Kent.

Cek Artikel:  Komplotan Pengedar Duit Bajakan di Bekasi Cetak Tiba Rp1,2 Miliar

Tak hanya itu, Kent juga menyebut pengerukan lumpur juga Bisa meningkatkan kualitas air mengingat lumpur yang menumpuk dapat menghambat Jenis air dan menyebabkan kualitas air menurun.

Kent melanjutkan  pemanfaatan lumpur yang dikeruk Bisa sebagai bahan Kepada Bangunan, reklamasi lahan, atau Kepada keperluan lainnya, seperti pembuatan pupuk.

Tetapi, menurut dia, pengerukan lumpur juga harus dilakukan dengan hati-hati agar Kagak merusak ekosistem kali atau menimbulkan Pengaruh negatif lain seperti sedimentasi yang berlebihan.

“Pengerukan juga dapat membantu memperbaiki kualitas air, dengan menghilangkan endapan yang dapat mengotori atau mengurangi oksigen di dalam air, dan juga dapat mencegah penyumbatan yang dapat mengganggu sistem drainase dan irigasi,” ujarnya.

Cek Artikel:  Densus 88 Sita Bahan Peledak TATP dari Penangkapan Teroris Simpatisan Daulah Islamiyah di Jatim

Kent juga meminta kepada Sudin SDA Jakarta Barat agar rutin melakukan pengerukan ketika volume lumpur yang menumpuk sudah cukup signifikan dan mengganggu Jenis air.

“Jadi Spesies Dinas SDA Jakarta Barat harus melakukan pengamatan secara berkala atau pemeliharaan rutin, Kepada memastikan apakah Jenis kali Fasih karena Terdapat beberapa sungai atau kanal yang Mempunyai masalah dengan sedimentasi yang perlu dikeruk secara rutin,” kata dia.

Kent berharap pengerukan lumpur ini dapat memperlebar dan memperdalam alur sungai, sehingga kapasitas saluran air meningkat, dan mengurangi potensi terjadinya banjir, terutama di daerah yang rawan banjir selama musim hujan, seperti di Area Kembangan.(Ant/P-1)

Mungkin Anda Menyukai