Pemkot Bengkulu, Libatkan Petani dalam Mendukung Program MBG

Pemkot Bengkulu, Libatkan Petani dalam Mendukung Program MBG
(MI/Marliansyah)

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bengkulu , Provinsi Bengkulu, akan melibatkan petani sayuran dan petani lainnya, dalam mendukung program makan bergizi gratis (MBG) pada 2025.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu Ardiansyah di Bengkulu, mengatakan, Pemkot akan melibatkan petani sayuran dan petani lainnya Demi mendukung program MBG dengan berkoordinasi kepada para petani yang potensial Demi bekerja sama dan silakan Demi ditindaklanjuti di lapangan.

“Para petani dapat mengajukan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bengkulu, agar dapat disampaikan ke Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bengkulu,” katanya 

Cek Artikel:  14 Korban Kecelakaan Batu, 4 Meninggal Dunia Ini Daftarnya

Syaratnya, lanjut dia, petani dapat mengajukan agar dapat disampaikan ke BGN dan akan kita awasi Tamat selesai.

Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, juga akan menyuplai kebutuhan protein hewani guna mendukung program MBG Demi memenuhi kebutuhan gizi masyarakat melalui penyediaan bahan pangan, seperti daging dan susu.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bengkulu Syarkawi menyebutkan bahwa Bengkulu Mempunyai potensi besar dalam menyediakan bahan pangan tersebut.

“Pemprov akan mengerahkan Segala potensi yang Terdapat di Provinsi Bengkulu, Demi memenuhi kebutuhan program ini selama sumber daya Lagi mencukupi dan memprioritaskan penyediaan dari dalam daerah,” imbuhnya 

Cek Artikel:  Uniknya Arsitektur Kawasan Kota Sepuh Quanzhou

Kebutuhan protein hewani yang berpotensi besar, kata dia, terdiri atas daging sapi, kambing, telur, dan susu yang nantinya disuplai dari sejumlah daerah yakni, Kabupaten Rejang Lebong, Mukomuko, Lebong, dan Bengkulu Utara.

Apabila nantinya terjadi kekurangan pasokan maka Pemprov akan mendatangkan komoditas dari luar daerah dari provinsi tetangga.

Pemkot Bengkulu meresmikan program MBG di 27 sekolah di Distrik tersebut mulai tingkat sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) sederajat pada Senin (17/2) Lewat. (H-1)

Mungkin Anda Menyukai