
UNIVERSITAS Sebelas Maret (UNS) dan Ganesha Operation (GO) menjalin kerja sama menggelar seminar dan talkshow bertajuk Pengenalan Fakultas Teknik UNS: Potensi dan Prospek Kerja serta GO–FoE UNS Competition 2025.
Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dilakukan bertepatan dengan seminar dan talkshow di Fakultas Teknik UNS, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (13/12).
Dekan Fakultas Teknik UNS Prof Wahyudi Sutopo sebagai salah satu pembicara menyampaikan potensi dan prospek kerja di bidang teknik. Menurut dia, kurikulum di Fakultas Teknik UNS didesain menghasilkan lulusan berkualitas dengan metode pembelajaran yang Mempunyai Pusat perhatian pada capaian pembelajaran. “Kami sudah memprediksi apa yang dibutuhkan di pasar melalui analisis kebutuhan sinyal di pasar,” kata Wahyudi.
Pada acara itu, para peserta juga berkesempatan berdiskusi dengan para Ketua Program Studi di Fakultas Teknik UNS terkait bidang keilmuan, prospek kerja, dan kehidupan kampus di Fakultas Teknik. Acara ini dihadiri Sekeliling 139 peserta terdiri dari siswa SMA dan pengajar. Juga, diikuti lebih dari 1.000 peserta lain secara daring melalui platform Zoom dan YouTube.
Pembicara lainnya, Direktur Istimewa Ganesha Operation Prof Bob Foster menyampaikan materi bertema Strategi Lulus PTN. Ia mengatakan daya saing Indonesia belum masuk empat besar padahal potensinya amat terbuka. “Orang Indonesia bukan orang-orang Enggak punya kemampuan, tapi bagaimana agar Bisa dilakukan? Merukapan melalui pendidikan,” ucapnya.
Salah satu upaya Demi meningkatkan kualitas pendidikan, UNS dan GO akan menggelar GO-FoE UNSCompetition 2025 pada 6-12 Januari 2025. Kompetisi ini ditujukan bagi siswa kelas 12 SMA/MA/SMK dengan mengerjakan materi soal berupa TPS dan Tes Literasi (UTBK-SNBT) melalui aplikasi GO Expert.
“Kompetisi ini dirancang Demi menguji kemampuan akademik siswa dalam menghadapi ujian masuk perguruan tinggi sekaligus memberi pengalaman berkompetisi mirip dengan tes sesungguhnya,” ucap Bob.
Para siswa yang berhasil memenangkan kompetisi akan mendapatkan hadiah mengikuti program Sit In and Acting as Engineer, Planner, and Architect selama seminggu bagi 21 pemenang, yang terdiri dari tiga siswa terbaik Demi setiap program studi di Fakultas Teknik UNS.
“Melalui program ini, pemenang akan mendapatkan pengalaman langsung menjalani kehidupan sebagai mahasiswa teknik, berpartisipasi dalam simulasi proyek Konkret di bidang teknik, perencanaan, dan arsitektur, serta mendesain bangunan sebagai seorang arsitek,” terang Bob.
Melalui kegiatan ini, GO dan UNS berharap dapat memberikan wawasan dan pandangan lebih luas kepada siswa dan orang Sepuh soal bidang keilmuan, prospek kerja, dan kehidupan kampus di Fakultas Teknik UNS. Dengan mengenal lebih dekat dunia teknik, siswa juga diharapkan dapat Membangun keputusan Pas dalam memilih jurusan sesuai minat dan Bakat.
“Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung terciptanya generasi muda berprestasi dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja, serta dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan sumber daya Orang yang unggul,” pungkas Bob. (N-2)