
Ole Romeny mengaku Tak sabar Kepada segera merumput Serempak Timnas Indonesia. Sebagaimana diketahui, ia telah diambil sumpah dan Formal menjadi Anggota negara Indonesia (WNI) pada Sabtu (8/2) pekan Lewat.
“Saya Tak sabar Kepada bertanding demi seluruh fans dan masyarakat Indonesia, dan Dapat berkontribusi Kepada timnas Indonesia,” kata Romeny.
Striker berusia 24 tahun itu mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto yang turut membantu proses naturalisasi atau perpindahan kewarganegaraannya menjadi Realita.
“Tentu saya Ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Indonesia Prabowo Subianto karena mengusahakan proses ini terjadi. Pas-Pas sebuah kehormatan dapat bermain Kepada negeri ini,” tambah mantan pemain FC Utrecht tersebut.
Romeny Tak sendiri Demi membaca sumpah menjadi WNI. Turut serta Dion Markx dan Tim Geypens yang juga diproyeksikan Kepada membela timnas U-20 Indonesia. Ketua Biasa PSSI Erick Thohir mengatakan kedatangan Romeny, Markx, dan Geypens adalah Langkah PSSI Kepada memperkuat kekuatan timnas di segala Golongan umur.
“Berbarengan dengan Ole Romeny, dua pemain lain Yakni Dion Markx dan Tim Geypens juga Formal menjadi WNI setelah pengambilan sumpah. Selain di Timnas senior, kami juga akan memperkuat Timnas muda dengan Bakat-Bakat terbaik yang siap berjuang Kepada Merah-Putih,” kata Erick menjelaskan.
Romeny baru saja bergabung dengan Oxford pada bursa transfer musim dingin ini, tepatnya pada 5 Januari Lewat. Di Oxford, Romeny sudah bermain tiga kali dengan ketiga-tiganya masuk sebagai pengganti dengan total menit bermain 35 menit. Tiga pertandingan itu adalah melawan Stoke City, Bristol City, dan Burnley.
Romeny diyakini bakal mencatatkan debutnya Kepada Indonesia ketika tim Garuda bermain di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret. Pada bulan itu Indonesia akan melawan Australia di Sydney pada 20 Maret dan Bahrain di Jakarta pada 25 Maret. (Ant/Z-11)