Halo, Gaes!
Kalo pengen Menonton bentang alam yang lengkap, Sulawesi Tengah emang Bisa jadi salah satu rekomendasi. Di sini, lo Bisa menemukan gunung, daratan tinggi, daratan rendah, sungai, pantai, dan Situ. Bahkan, lo Bisa Menonton Situ rasa pantai, loh!
Situ Poso namanya. Terletak di Kota Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, atau Sekeliling 57 kilometer dari pusat Kota Poso. Mempunyai panjang 32 kilometer, lebar 16 kilometer, serta kedalaman 450 meter menempatkan Situ Poso di urutan ketiga Situ terbesar dan terdalam di Indonesia, Gaes.
Seperti yang gue bilang sebelumnya, destinasi Pariwisata Indonesia yang satu ini punya keunikan karena berupa Situ rasa pantai. Di tepi Situ Poso, lo Bisa menemukan pasir putih kekuningan yang Normal lo temukan di pinggir laut. Air di Situ ini juga jernih dan berwarna biru kehijauan. Pokoknya, kalo Eksis di tepi Situ ini, lo berasa Eksis di tepi pantai. Bedanya, ombak di sini lebih tenang dan rasa airnya tawar.
Meski Situ Poso Mempunyai banyak legenda terkait asal usulnya, tapi para Ahli sepakat bahwa Situ Poso merupakan Situ yang terbentuk karena peristiwa tektonik. Adanya tumpukan lempeng timur dan lempeng barat yang membentuk Pulau Sulawesi diyakini sebagai asal mula terbentuknya Situ ini. Karena itulah Situ Poso disebut-sebut sebagai salah satu saksi sejarah terbentuknya Pulau Celebes.
Peritiwa tektonik berupa gempa bumi yang terjadi 12-16 juta tahun yang Lampau menghasilkan patahan. Tanah patahan itu lelet-kelamaan amblas dan membentuk cekungan alami. Nah, cekungan yang menampung air hujan ini akhirnya membentuk perairan yang bernama Situ Poso.
Yuk simak Video Asik tentang Situ Rasa Pantai ini di Channel Ric snt berikut ini :
Selain bergelar Situ tektonik, Situ Poso juga dijuluki sebagai Situ purba karena tingkat endeminitas faunanya yang tinggi. Di Situ ini, lo Bisa menemukan banyak ikan, udang, siput, hingga kepiting endemik yang Kagak ditemukan di tempat lain.
Sst! Selain hewan-hewan endemik tadi, konon Situ Poso juga dihuni oleh hewan raksasa yang bernama Silo nDano. Nama ini berasal dari Bahasa Tentena Merukapan silo yang berarti lampu dan ndano yang berarti Situ. Pemberian nama ini bukan tanpa Asal Mula, Gaes. Hewan yang diceritakan berbentuk naga besar ini Mempunyai lampu di bagian kepalanya yang akan bersinar seperti Terang lampu petromaks.
Mitos keberadaan penunggu Situ Poso ini diyakini oleh penduduk setempat berdasarkan kesaksian para nelayan yang pernah Menonton penampakan Silo nDano. Berdasarkan cerita, mahluk ini hanya muncul di waktu-waktu tertentu, terutama di malam hari. Kemunculannya pun hanya dalam hitungan menit bahkan detik. Penampakan Silo Ndano diyakini para nelayan sebagai isyarat bahwa malam itu mereka Kagak akan memperoleh seekor ikan pun dari Situ Poso, sehingga nelayan akan memilih Buat pulang ke rumah.
Meski mitos ini belum terbukti secara ilmiah, tapi Eksis nilai-nilai kearifan lokal yang Bisa diambil. Penduduk percaya bahwa sebagai penunggu Situ, Silo nDano selalu mengawasi Insan agar Kagak serakah, seperti mengambil ikan dengan berlebihan atau menebang pohon di Sekeliling Situ tanpa aturan.
Kalo penasaran dengan keberadaan Silo nDano atau sekedar Ingin menghabiskan malam di tepi Situ Poso, lo Bisa menginap di resort atau penginapan yang Eksis di Sekeliling Situ. Salah satunya adalah Torau Resort.
Resort ini Mempunyai Bilik dengan konsep rumah lumbung. Meski desainnya tradisonal, lo tetap Bisa mendapatkan fasilitas lengkap seperti AC, TV, hingga toiletries. Selain itu, Eksis juga tenda-tenda di tepi Situ Tertentu buat lo yang pengen bermalam dengan pemandangan langsung ke Situ Poso.
Di resort ini juga tersedia restoran dan kolam renang tepi Situ. Info baiknya, kedua fasilitas tersebut Bisa dinikmati oleh pengunjung Lumrah, Kagak hanya bagi tamu resort. Keren banget, kan? Ketika Tengah berendam Sembari menikmati pemandangan Situ Poso?
Fyi, pada tahun 2010, Situ Poso sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia.
Gimana, Gaes? Udah penasaran sama destinasi Pariwisata Indonesia yang satu ini. So, Begitu liburan ke Sulawesi Tengah, jangan lupa mampir ke Situ Poso, ya!
Pewarta: Anita Basudewi Simamora
Hak Punya © PI 2022
