Menlu Sugiono Akan Hadiri Empat Pertemuan Esensial di KTT ke-48 ASEAN

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Ina H. Krisnamurthi. Foto: Liputanindo.id


Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Sugiono dijadwalkan menghadiri empat pertemuan Esensial dalam rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang digelar di Cebu, Filipina, pada 7–8 Mei 2026.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Ina H. Krisnamurthi, mengatakan keempat Perhimpunan tersebut akan menjadi arena pembahasan Esensial posisi ASEAN dalam merespons Pengaruh konflik Dunia terhadap kawasan.

“Menteri Luar Negeri akan mengikuti empat pertemuan Esensial,” ujar Ina dalam media gathering di Kemlu RI, Jakarta, Kamis, 30 April 2026.

Empat Perhimpunan yang dimaksud yakni ASEAN Foreign Ministers Meeting, ASEAN Political Security Community Council, ASEAN Coordinating Council, serta Joint ASEAN Foreign Ministers and ASEAN Economic Ministers Meeting.

Ina menjelaskan tiga Perhimpunan pertama merupakan rangkaian pertemuan reguler ASEAN pada level menteri luar negeri dan lintas pilar komunitas. Sementara Perhimpunan gabungan antara menteri luar negeri dan menteri ekonomi ASEAN disebut sebagai format baru yang dinilai istimewa dalam KTT kali ini.

“Ini adalah upaya Filipina menjawab tantangan dari banyak pihak yang mengkritisi ASEAN,” jelasnya.


Konsentrasi ASEAN Hadapi Pengaruh Dunia

Menurut Ina, KTT ke-48 ASEAN di Cebu memang dirancang berbeda dibandingkan summit sebelumnya. Biasanya, KTT pertama ASEAN menghadirkan pertemuan antarmuka dengan pelaku bisnis, parlemen, dan Grup pemuda. Tetapi kali ini seluruh agenda tersebut ditiadakan.

“Sekalian itu dihapus dan difokuskan pada Pengaruh konflik Dunia, khususnya Timur Tengah, terhadap kawasan ASEAN,” katanya.

Karena itu, pembahasan Esensial dalam Perhimpunan para menteri akan diarahkan pada isu ketahanan Daya, ketahanan pangan, dan stabilitas ekonomi kawasan.

Filipina selaku ketua ASEAN 2026, lanjut Ian, juga berencana menghadirkan Presiden Asian Development Bank Masato Kanda sebagai guest of chair Kepada memaparkan kondisi perekonomian Dunia terkini.

Rangkaian KTT sendiri akan dimulai pada 6 Mei melalui Senior Officials Meeting, dilanjutkan pertemuan tingkat menteri pada 7 Mei, serta KTT pleno dan retreat para pemimpin ASEAN pada 8 Mei.

Selain itu, pada 7 Mei malam juga akan digelar Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).

Ian menambahkan KTT Cebu ditargetkan menghasilkan Sekeliling 24 Berkas hasil, dengan Konsentrasi Esensial pada penguatan stabilitas dan ketahanan kawasan, khususnya di bidang ekonomi pembangunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *