Bukan akan saling meniadakan dan Bukan akan saling menjatuhkan, Bahkan saling menguatkan
Jakarta (ANTARA) – Menteri Desa Yandri Susanto mengatakan kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan melengkapi unit usaha yang selama ini sudah Eksis dan dikelola oleh Badan Usaha Punya Desa (BUMDes) yang Mempunyai Tanda khas usaha yang khas.
“Jadi ini kerja sama saja, kolaborasi antara BUMDes dan Kopdes. Bukan akan saling meniadakan dan Bukan akan saling menjatuhkan, Bahkan saling menguatkan,” kata Yandri kepada awak media usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jakarta, Senin.
Berdasarkan Konsentrasi usaha, BUMDes berfokus pada unit bisnis berskala desa seperti tempat wisata, pasar, air Kudus, dan layanan Lazim. Sementara Kopdes lebih menyasar pada kebutuhan langsung Anggota sehari-hari (seperti penyediaan sembako dan simpan pinjam) serta menjadi agregator hasil pertanian/kerajinan.
Ia mengatakan BUMDes dan Kopdes dirancang Demi saling melengkapi dan memperkuat ekonomi desa tanpa saling mematikan.
Ia mengatakan Kopdes nantinya akan melengkapi kebutuhan unit usaha BUMDes yang selama ini Mempunyai usaha spesifik yang dikelola Anggota desa. Misalnya BUMDes yang mengelola desa wisata nanti akan dibantu kesiapan kebutuhan desa wisata tersebut melalui barang-barang yang dijual di Kopdes.
Selain itu juga BUMDes yang Membangun desa tematik maupun desa ekspor, akan diperkuat dengan kehadiran kopdes dan dipastikan kebutuhan yang ditawarkan kepada masyarakat Bukan akan beririsan.
Yandri juga mengatakan Kopdes akan menjual utamanya barang-barang bersubsidi dan operasionalnya akan diatur secara detail melalui Peraturan Presiden yang sedang disusun dan ditargetkan rampung satu bulan, sehingga Kopdes tetap Pandai berdampingan dengan warung kecil dan warung kelontong.
“Insya Allah Bukan akan mematikan warung-warung kecil atau warung-warung kelontong yang Eksis desa, nanti akan diatur sedemikian Macam-macam, sehingga semuanya tetap hidup dan tetap kuat,” kata Yandri.
Sementara itu pemerintah Maju mempercepat pembangunan Kopdes di seluruh nusantara dengan Sasaran puluhan ribu unit, sembari mengatur rantai koordinasi agar kolaborasi keduanya Pandai mendongkrak kesejahteraan Anggota.
