Mau Raup Cuan Begitu Pasar Kripto Kembali Naik-Turun? Coba Guna Langkah Ini!

Ilustrasi. Foto: Cryptoryancy.com via unair.ac.id


Jakarta: Di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung bergerak dalam rentang terbatas atau sideways dalam beberapa waktu terakhir, strategi investasi berbasis konsistensi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) kembali menjadi relevan, khususnya bagi investor pemula yang Mau membangun portofolio secara bertahap tanpa harus terpengaruh oleh volatilitas jangka pendek.

Vice President Indodax Antony Kusuma menyampaikan kondisi pasar seperti ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum Buat menerapkan strategi investasi yang lebih disiplin dan terukur.

“Dalam kondisi pasar yang cenderung sideways, banyak investor cenderung wait and see atau bahkan mencoba menebak titik terendah. Padahal, strategi seperti Dollar Cost Averaging dapat menjadi pendekatan yang lebih realistis, karena Kagak bergantung pada market timing,” kata Antony dikutip dari keterangan tertulis, Rabu, 29 April 2026.

“Dengan pendekatan ini, investor Malah berpeluang mengakumulasi aset lebih optimal Begitu harga terkoreksi, sehingga portofolio dapat lebih siap ketika pasar kembali bullish serta investor dapat masuk ke pasar secara konsisten tanpa tekanan emosional yang berlebihan,” ujar Antony menambahkan.

DCA merupakan strategi investasi di mana investor membeli aset secara rutin dengan jumlah yang sama dalam periode tertentu, tanpa bergantung pada kondisi harga. Pendekatan ini memungkinkan investor mengakumulasi aset secara bertahap sekaligus membantu meredam Akibat fluktuasi harga.

 

 

Bantu investor pemula kelola risiko

Lebih lanjut, Antony menambahkan strategi ini dapat membantu investor pemula dalam mengelola risiko. Begitu harga turun, investor berpotensi memperoleh aset dalam jumlah lebih banyak, sementara Begitu harga naik, pembelian tetap berjalan dengan jumlah yang lebih kecil.

Mekanisme ini, Jernih dia, secara alami dapat membantu menciptakan rata-rata harga beli yang lebih seimbang sekaligus membuka potensi pertumbuhan portofolio dalam jangka panjang.

Selain itu, DCA juga dapat membantu membangun kebiasaan investasi yang lebih disiplin serta mengurangi kecenderungan pengambilan keputusan berbasis emosi, yang sering menjadi tantangan bagi investor pemula.

Tetapi demikian, Antony mengingatkan strategi ini tetap Mempunyai risiko dan perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing investor.

“Dollar Cost Averaging (DCA) dapat membantu para investor dalam mengelola risiko volatilitas, tetapi Kagak menghilangkan risiko sepenuhnya. Investor tetap perlu menggunakan Anggaran dingin dan memastikan strategi yang digunakan sesuai dengan profil risiko masing-masing,” tambah dia.



(Vice President Indodax Antony Kusuma. Foto: dok Indodax)

 

Strategi biar makin tokcer

Buat memaksimalkan strategi ini, investor disarankan Buat:

  1. Menentukan alokasi Anggaran secara rutin dan konsisten.
  2. Menghindari keputusan berdasarkan emosi atau FOMO.
  3. Melakukan Penilaian portofolio secara berkala.

Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, edukasi mengenai strategi investasi yang Pas menjadi semakin Krusial. Indodax Lalu mendorong literasi melalui berbagai kanal edukasi.

“Termasuk Indodax Academy, guna membantu pengguna memahami dinamika pasar dan menentukan strategi yang sesuai dengan tujuan investasi mereka,” tukas dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *