Libur Lebaran, Kunjungan Wisman dan Wisnus Maret 2026 Naik Signifikan

Ilustrasi. Foto: Dok MI


Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan signifikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) pada Maret 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengungkapkan jumlah kunjungan wisman pada Maret 2026 mencapai 1,09 juta kunjungan atau meningkat 10,50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara kumulatif, sepanjang Januari hingga Maret 2026, jumlah kunjungan wisman tercatat sebesar 3,44 juta kunjungan, atau tumbuh 8,62 persen dibandingkan periode yang sama 2025 (year-on-year).

“Kunjungan wisman pada Januari Tiba Maret 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak 2020,” katanya dikutip dari Antara, Senin, 4 April 2026.

Berdasarkan kebangsaan, wisatawan asal Malaysia Lagi menjadi penyumbang terbesar kunjungan ke Indonesia dengan 186,53 ribu kunjungan atau 17,14 persen dari total wisman.


(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Perjalanan wisnus pada Maret 2026 mencapai 126,34 juta

Lebih lanjut, disampaikan dia tak hanya wisman, pergerakan wisatawan domestik juga menunjukkan peningkatan tajam. BPS mencatat jumlah perjalanan wisnus pada Maret 2026 mencapai 126,34 juta perjalanan, melonjak 42,10 persen dibandingkan Maret 2025.

Secara kumulatif, total perjalanan wisnus selama Januari hingga Maret 2026 mencapai 319,51 juta perjalanan, atau naik 13,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan ini menurut dia, sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, serta mencatat seluruh moda transportasi mengalami peningkatan jumlah penumpang di periode tersebut.

Ia menyampaikan, angkutan kereta api mencatat jumlah penumpang tertinggi dengan 48,14 juta orang atau naik 17,76 persen dibandingkan Maret 2025. Sementara itu, angkutan udara domestik melayani 5,62 juta penumpang atau meningkat 32,35 persen.

Kenaikan juga terjadi pada angkutan laut domestik yang mencapai 3,12 juta penumpang atau naik 26,72 persen, serta angkutan udara Global sebanyak 1,54 juta penumpang atau tumbuh 8,14 persen.

Adapun moda penyeberangan mencatat lonjakan, yakni sebesar 72,73 persen dengan total penumpang mencapai 7,06 juta orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *