Kunjungi Pasar Beringharjo, Komisi IV DPR RI Dapati Harga Cabai Naik

Kunjungi Pasar Beringharjo, Komisi IV DPR RI Dapati Harga Cabai Naik
Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berdialog dengan pedagang Pasar Beringharjo.(MI/Ardi Teristi)

KOMISI IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan kunjungan ke Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta. Mereka pun menemukan beberapa harga barang kebutuhan pokok mulai naik.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titi Soeharto) menjelaskan, kunjungan mereka bertujuan Buat Menonton harga-harga bahan pokok di pasar tersebut.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan ke beberapa pasar tradisional, seperti di Yogyakarta, Semarang, dan setelah ini ke Jawa Timur. “Kami Ingin Menonton harga bahan pokok apakah Terdapat kenaikan harga, apalagi menjelang bulan Ramadan,” kata dia.

Di pasar ini ia dan rombongan juga sempat berbelanja. Dari hasil tinjauannya, ia menemukan beberapa harga pokok yang mengalami kenaikan harga. “Rupanya yang naik hanya cabai, sayur-sayuran turun tapi Bukan terlalu banyak. Mudah-mudahan Bukan Terdapat lonjakan harga,” kata dia.

Cek Artikel:  Jaga Ketahanan Pangan, Jabar Salurkan Donasi Beras

Misalnya, harga cabai rawit yang sebelumnya Rp50.000 per kilo menjadi Rp75.000. Harga cabai keriting merah juga naik, dari Rp35.000 per kilo menjadi Rp40.000 per kilo. Kalau pun nanti Terdapat lonjakan, ia berharap pemerintah Dapat langsung turun tangan Buat menstabilkan harga.

Titi pun berpesan kepada seluruh pedagang di Pasar Beringharjo agar ikut menjaga kebersihan pasar. Kebersihan pasar sangat Krusial agar pembeli dan pedagang merasa nyaman Demi berbelanja di Pasar Beringharjo.

Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Sugeng Purwanto berharap, pada bulan Ramadan, harga-harga Dapat Kukuh. “Kalaupun naik, jangan terlalu banyak,” harap dia.

Cek Artikel:  Pemberdayaan Pelaku UMKM di Kawasan Ijen Bangkitkan Ekonomi Lokal

Di sisi lain, para pedagang diminta Buat tetap menjaga harga-harga agar Bukan terlalu tinggi. Stok maupun pasokan bahan pokok di Kota Yogyakarta dipastikan Kondusif dan mencukupi.

“Kami kan selalu melakukan monitoring dan Pengkajian. Kalau Terdapat kemahalan harga kami akan melakukan operasi pasar dan lain-lain. Jadi Pemkot Yogya Terdapat di belakang kepentingan masyarakat secara luas,” tutup Sugeng. (E-2).

 

Mungkin Anda Menyukai