Liputanindo.id – Aparat Polres Blitar Kota, Jawa Timur, menjelaskan bahwa motif menantu NV (21) membunuh mertuanya SP (70) di Kabupaten Blitar, karena merasa sakit hati.
“Adapun motifnya Adalah adalah sakit rasa sakit hati yang dialami tersangka oleh mertua ataupun korban. Seringkali korban mencaci tersangka karena Argumen Bukan suka pada menantunya,” kata Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo di Blitar, Selasa kemarin.
Ia menambahkan, sebelum kejadian pada Senin (26/1) malam, terjadi cekcok di antaranya keduanya di rumah yakni Desa Gandekan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Bahkan tersangka yang merupakan Kaum Kecamatan Sidang Jaya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, diusir oleh korban.
Begitu itu, korban mengambil gergaji dan mengacung-acungkan kepada tersangka dengan berteriak agar meminta Demi pergi dari rumah. Tersangka langsung mendorong tubuh korban SP (70) dan langsung terjatuh di tempat tidur.
“Pada Begitu korban Terperosok, tersangka mencekik leher korban dengan menggunakan tangan dan juga bantal. Pada Begitu itu terjadi, tersangka Menyaksikan gunting Corak hitam yang berada di kasur korban dan melakukan penusukan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, korban ditusuk bagian leher sebelah kanan itu sebanyak tiga kali yang kemudian juga di bagian perut kanan sebanyak dua kali. Korban, kata dia, Tetap sempat meronta. Tersangka kemudian muusuk Kembali di bagian lengan sebelah kanan.
Setelah Menyaksikan korban Bukan berdaya, tersangka Serempak anaknya yang Tetap berusia Sekeliling satu tahun meninggalkan korban Demi melarikan diri. Begitu kejadian, sang suami sedang Bukan Eksis di rumah.
Anak korban baru mendapati Kalau ibunya mengalami luka Begitu sudah pulang ke rumah. Ia juga melaporkan kejadian ini ke polisi. Begitu itu, istrinya juga sudah Bukan Eksis di rumah.
Polisi mendapati tersangka melarikan diri dan menginap di salah satu penginapan Kawasan Tulungagung. Beberapa jam setelah kejadian, menantu Perempuan itu berhasil ditangkap.
Kapolres menambahkan, dari hasil autopsi juga sudah keluar, yakni Eksis luka terjadi pada Begitu korban Tetap hidup, yang kemudian adanya resapan darah pada otot leher depan sesuai dengan luka memar dan juga luka lecet di leher sisi depan.
Kemudian terdapat luka tusuk di dada sebelah kanan sebanyak dua titik dan hanya sebatas otot atau Bukan menembus bagian organ dalam. Lampau terdapat luka tusuk di leher sebelah kanan sebanyak satu sebatas otot dan Bukan menembus organ vital di bagian leher.
Sementara itu, hingga kini menantu korban juga Tetap ditahan di Mapolres Blitar Kota. Ia ditangkap Demi mempertanggungjawabkan perbuatannya, membunuh mertuanya sendiri.
