Kepala BGN Bilang Pegawai SPPG Berstatus ASN Berhak Terima THR

Liputanindo.id – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) berhak menerima tunjangan hari raya (THR) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penerimaan THR ini dikonfirmasi oleh Kepala BGN Dadan Hindayana. Dadan menuturkan pembagian THR Kepada pegawai SPPG mengikuti aturan yang berlaku bagi ASN di lingkungan pemerintahan.

“Kalau (pegawai SPPG tersebut) ASN, sesuai dengan peraturan yang berlaku di Negara Republik Indonesia, sesuai dengan undang-undang ASN,” ujar Dadan, dikutip Antara, Senin (2/2/2026).

Ia menegaskan BGN berposisi sebagai pelaksana dan pengguna anggaran, sehingga ketentuan terkait hak kepegawaian ASN, termasuk THR, mengikuti regulasi nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Ketentuan tersebut merujuk pada kebijakan pemerintah mengenai pemberian THR dan gaji ke-13 bagi ASN yang ditetapkan setiap tahun.

Tetapi, Ia Bukan menjelaskan lebih lanjut terkait status pemberian THR bagi pegawai SPPG yang belum berstatus ASN, termasuk tenaga non-ASN yang terlibat dalam operasional layanan MBG.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyampaikan Program MBG Lanjut berkembang dengan jumlah SPPG ​​​​​​​yang telah mencapai 22.091 unit di seluruh Indonesia.

Zulhas mengatakan penerima manfaat MBG hingga Ketika ini telah menembus lebih dari 60 juta orang, seiring dengan perluasan cakupan layanan bagi peserta didik dan Grup rentan.

Program MBG juga memberikan Akibat terhadap penyerapan tenaga kerja langsung, dengan jumlah tenaga kerja di SPPG tercatat sebanyak 924.424 orang.

Selain itu, keterlibatan pemasok dan Kawan program turut meningkat, masing-masing sebanyak 68.551 pemasok dan 21.413 Kawan, sementara proses pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) disebut berjalan Kepada 32.000 Pola.

Pemerintah menegaskan penguatan tata kelola MBG, termasuk aspek kepegawaian dan kesejahteraan petugas layanan, menjadi bagian dari upaya memastikan program berjalan berkelanjutan dan Cocok sasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *