
KASUS Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Simalungun Sumatra Utara pada Ketika ini Tak mengalami kenaikan signifikan. Dibandingkan pada bulan sebelumnya, Januari 2025 yang Lewat jumlah penderita DBD mengalami kenaikan sebanyak 47 kasus.
“Kasus DBD di bulan Januari 2025 berjumlah 47 kasus sedangkan per 18 Februari 2025 jumlah kasus yang terlapor berjumlah 24 kasus,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, Rohanta Saragih, Selasa (18/2/2025).
Elemen Penting penyebab kasus DBD meningkat, ungkap dia, adalah karena Ketika ini musim pancaroba atau perubahan cuaca yang Tak menentu sehingga meningkatkan perkembangbiakan nyamuk.
Sehingga Demi mengantisipasinya, Dinas Kesehatan Simalungun telah melakukan berbagai antisipasi dan langkah diantaranya dengan melakukan survei dan pengendalian vektor. Survei vektor merupakan kegiatan Demi mendata titik yang terdapat vektor/ jentik nyamuk yang menularkan DBD. Pengendalian vektor merupakan kegiatan pemberantasan jentik nyamuk
Selanjutnya dengan melakukan penelusuran epidemiologi ketika terjadi kasus DBD. Penelusuran epidemiologi dilakukan Demi mencari Paham Elemen risiko DBD sehingga dapat diantisipasi dan Tak terjadi kasus lain
Dari beberapa antisipasi dan langkah pengendalian DBD, Dinas Kesehatan Simalungun diakuinya lebih mengandalkan melalui promosi kesehatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus sebagai program Penting pengendalian DBD.
“PSN merupakan strategi Penting dalam memberantas tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti yang merupakan vektor Pemandu virus dengue penyebab DBD,” kata dia.
Pencegahan DBD melalui 3M Plus, lanjut dia, di antaranya dengan Metode menguras atau membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.
“Menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang Mempunyai potensi Demi jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah,” bebernya.
Selain 3M Plus, langkah – langkah pencegahan DBD lainnya dengan Metode menaburkan bubuk larvasida yang lebih dikenal dengan bubuk abate pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk serta menggunakan kelambu Ketika tidur.
“Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk dan menanam tanaman pengusir nyamuk Lewat mengatur Terang dan Sirkulasi Udara dalam rumah supaya Tak gelap dan lembab. Serta Menghindari kebiasaan menggantung Pakaian di dalam rumah yang Pandai menjadi tempat istirahat nyamuk,” kata Rohanta. (H-1)