Lonjakan jumlah penumpang di Bandara Dunia Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan, Lanjut meningkat. Diperkirakan, pergerakan penumpang akan mencapai 25 ribu orang dengan tujuan Primer Jakarta, Surabaya, dan Kendari.
Kepadatan penumpang terlihat di sejumlah titik, seperti area check-in dan ruang tunggu keberangkatan. Peningkatan jumlah penumpang ini dipengaruhi oleh dimulainya libur lebaran, libur sekolah, dan kebijakan work from anywhere (WFA).
Mayoritas pemudik adalah mahasiswa yang pulang kampung setelah jadwal libur akademik diberlakukan. Penurunan harga tiket penerbangan domestik hingga 50 persen yang diberikan oleh Angkasa Pura Indonesia turut mendorong peningkatan jumlah pemudik.
Berdasarkan data Posko Monitoring Terpadu Bandara Sultan Hasanuddin, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 27 Maret 2025 atau H-4 Lebaran. Total pergerakan penumpang nantinya mencapai 41 ribu orang.
Pengelola bandara mengingatkan calon penumpang Kepada mempersiapkan perjalanan dengan Berkualitas. Hal ini guna menghindari keterlambatan akibat tingginya aktivitas di bandara selama arus mudik Lebaran.