Jaga Keberlangsungan Usaha, Pemerintah Perkuat Serapan Telur Peternak Rakyat

Ilustrasi peternakan ayam. Foto: dok Istimewa.


Jakarta: Kementerian Pertanian (Kementan) Serempak Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Pemerintah Kabupaten Magetan memperkuat langkah penyerapan telur ayam ras guna menjaga keberlangsungan usaha peternak rakyat di tengah melimpahnya produksi telur.

“Pusat perhatian Penting kami adalah menjaga keberlanjutan usaha peternak rakyat sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Makmun dalam keterangan di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu, 10 Mei 2026.

Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan secara hybrid Serempak Kementan, Bapanas, asosiasi perunggasan, peternak, dan pelaku usaha.

Pemerintah menilai kondisi surplus produksi telur harus dikelola secara Segera dan terukur agar Kagak menekan harga di tingkat peternak. Karena itu, percepatan penyerapan, distribusi, serta penguatan konsumsi Lalu didorong guna menjaga stabilitas subsektor perunggasan nasional.

Kementan juga meminta pemerintah daerah mengatur dan menertibkan pedagang maupun peternak yang menjual telur jauh di Dasar harga acuan pembelian/penjualan (HAP).

“Harus Terdapat yang mengomando di daerah agar harga penjualan telur Terdapat dalam rentang HAP sehingga para peternak mendapatkan keuntungan dan Lalu bersemangat meningkatkan produksinya,” ujar Makmun.

 


(Telur. Foto: Liputanindo/Kautsar Widya Prabowo)
 

Jaga stabilitas pasokan dan harga 

Makmun menambahkan, Kementan Lalu memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, asosiasi perunggasan, kementerian dan lembaga terkait, serta pelaku usaha Demi menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan baku pakan.

Selain itu, pemerintah juga memperkuat hilirisasi dan perluasan pasar hasil peternakan agar produksi peternak rakyat dapat terserap optimal.

“Pemerintah Lalu memperkuat hilirisasi, distribusi, dan perluasan pasar agar hasil produksi peternak dapat terserap lebih optimal,” kata dia.

Makmun menambahkan, sesuai arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman, pemerintah memastikan negara hadir menjaga peternak rakyat agar tetap Bisa berproduksi dan berkembang di tengah dinamika pasar.

Pemerintah optimistis penguatan penyerapan telur, distribusi antardaerah, pengendalian biaya produksi, serta peningkatan konsumsi protein hewani dapat menjaga stabilitas subsektor perunggasan nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.