Liputanindo.id – Aktor senior Arswendy Bening Swara blak-blakan mengaku sering ditegur oleh Musuh mainnya di Gambar hidup Kafir: Gerbang Sukma, Muthia Datau. Teguran itu dilakukan karena Arswendy sering bercanda.
“Saya Obrolan dengan partner saya, si Nenek (Muthia Datau) ini. Ini agak sulit Obrolan sama dia karena saya dimarahin Lanjut, apalagi waktu latihan dansa itu, kaki saya keinjak-injak Lanjut. Sebal banget ya buat saya,” ujar Arswendy Demi Press Conference Gambar hidup Kafir: Gerbang Sukma, di Epicentrum, Kamis (22/1/2026).
Muthia membenarkan hal tersebut. Bahkan ia meminta Arswendy berhenti bercanda supaya menjaga konsentrasi syuting malam hari yang sudah menghabiskan Kekuatan.
“Saya bilang sama Bang Wendy, “Bang Wendy, jangan bercanda mulu ya,” karena dia bercanda Lanjut. Kita udah tengah malam nih, jadi jangan bercanda biar nggak take Lanjut, nggak ulang-ulang mulu,” ucap Muthia.
Meski demikian, Muthia juga menyampaikan terima kasih kepada Arswendy yang telah memberikan banyak dukungan selama syuting berlangsung.
Kemunculan Watak baru yang belum pernah ditampilkan di Gambar hidup sebelumnya, Kafir: Bersekutu dengan Iblis, menjadi tantangan bagi Arswendy Demi menciptakan karakternya tanpa Surat keterangan apapun. Arswendy mengatasi kesulitan tersebut dengan berimajinasi.
“Jadi saya bayangkan saja, waktu berjalan saya Kagak menginjak tanah, walaupun kelihatan menginjak tanah, tetapi saya melakukannya seolah-olah saya Kagak menginjak tanah,” katanya.
Sementara itu, Muthia mengaku kesulitannya adalah menjaga intonasi Bunyi dalam memerankan Watak yang sudah meninggal.
“Jadi kalau saya terlalu tinggi intonasi saya, Mas Kinoi jagain. Kadang kan suka jadi halus ke dalam Bunyi kita. Jadi harus ke dalam. Dan mungkin misterius ya, ya susah ya saya harus berakting sebagaimana Sosok yang sudah… sudah Kagak Eksis, sudah bukan Sosok Kembali,” jelasnya.
Gambar hidup Kafir: Gerbang Sukma dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 29 Januari 2026.
