Ilustrasi ruas tol fungsional. Foto: dok Hutama Karya.
Jakarta: Menteri Pekerjaan Lazim (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan sebagai upaya mendukung kelancaran arus Lampau lintas dan meningkatkan kenyamanan masyarakat selama mudik Lebaran 2025, Kementerian PU Serempak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) akan kembali membuka ruas tol fungsional pada Masa Nataru 2024/2025.
“Tol fungsional seperti kemarin (Nataru), tetapi Eksis tambahan Sekeliling 58 km karena Eksis beberapa ruas tol yang kita kebut Demi membantu mengurai kemacetan Demi mudik Lebaran,” kata Dody melalui keterangan Formal, Rabu, 19 Februari 2025.
Serempak BUJT, sambung Dody, pihaknya berencana akan membuka ruas tol fungsional sementara Demi mendukung kelancaran Mudik Lebaran 2025 sepanjang sepanjang 58,42 km, yakni Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum) sepanjang 24,67 km.
Kemudian, Tol Kuala Tj-Tebing Tinggi-Parapat Sebagian Seksi 4 (Sinaksak-P. Siantar) sepanjang 12,37 km, Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 3 (Sukabungah-Sadang Segmen Kutanegara-Sadang) sepanjang 8,50 km, dan Tol Probolinggo-Banyuwangi Paket 1 (Gending-Kraksaan) sepanjang 12,88 km.
Selain itu juga akan didukung ruas tol baru yang segera beroperasi yakni Tol Binjai-Langsa Seksi 3 (Tj. Pura-Pangkalan Brandan) sepanjang 19 km, Tol Pekanbaru-Padang Seksi Sicincin-Padang sepanjang 36,60 km, Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Paket 1.2 (Klaten-Purwomartani Segmen Klaten-Prambanan) sepanjang 8,60 km, dan Tol Kuala Tj-Tebing Tinggi-Parapat Sebagian Seksi 2 (Kuala Tj-Indrapura) sepanjang 10,15 km.
(Kepadatan jalan tol Demi mudik Lebaran. Foto: Medcom.id)
Kebut pembangunan infrastruktur
Di kesempatan tersebut, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyebutkan Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan pentingnya pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada ekonomi nasional dan lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita Seluruh memahami pencapaian Sasaran swasembada pangan, swasembada Daya, hilirisasi industri, serta penguatan sumber daya Orang melalui sektor pendidikan dan kesehatan sangat bergantung pada infrastruktur yang memadai,” ujar pria yang karib disapa AHY itu.
AHY menambahkan, dalam ratas tersebut juga dibahas terkait kesiapan transportasi maupun infrastruktur dalam menyambut arus mudik Lebaran 2025.
“Kami Maju melakukan koordinasi Demi memastikan kesiapan arus mudik Lebaran. Kami berharap proses ini berjalan Lancar, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah sekaligus mudik dengan Terjamin, nyaman, dan biaya yang terjangkau,” Terang dia.