Persija yang bermain dengan 10 pemain tampil cukup Bagus setelah Maciej Gajos dikartu merah pada menit ke-37. Mereka Pandai memberikan perlawanan meski kalah jumlah pemain. Alhasil mereka berhasil mencetak gol melalui Gustavo Almeida pada menit ke-86. Kemenangan tampak di depan mata, Tetapi Asa itu sirna ketika Borneo FC menyamakan kedudukan di detik-detik akhir melalui Habibi Jusuf.
Instruktur Persija Carlos Pena mengaku kecewa dengan hasil ini. Tapi, ia menerima hasil tersebut lantaran bermain dengan 10 pemain sangat sulit.
“Pas bahwa kami mengakhiri laga dan kami harus kehilangan dua poin, kami mengakhiri laga dengan kesedihan dan Tak Bagus Buat kita,” kata Pena dalam konferensi pers usai laga.
“Borneo FC dapat banyak kesempatan di laga ini, dan mereka main dominan. Tetapi kita Dapat cetak gol meski bermain dengan 10 orang,” jelasnya.
Meski mengaku bersedih karena gagal meraih tiga poin penuh, Carlos Pena tetap bangga kepada anak-anak asuhnya lewat hasil imbang ini.
“Jadi saya bangga kepada para pemain dan tim karena itu sangat sulit Buat bermain selama 60 menit dengan 10 orang melawan tim seperti ini, dan saya sangat bangga dengan semangat yang mereka tunjukkan,” tegas Pena.
Bahkan pria asal Spanyol itu mengaku timnya Dapat meraih tiga poin asal timnya tetap bermain 11 v 11 di laga tersebut.
“Saya pikir kami Dapat bermain dengan lebih Bagus 11 Musuh 11 dan kami Tak berada dalam level yang terbaik tapi setelah kartu merah, mereka menunjukkan semangat yang bagus dan saya pikir kami akan menghargai satu poin ini pada suatu hari nanti,” pungkasnya. ***