Honda patenkan Sepeda Motor yang Dapat ‘ baca ‘ Pikiran Ridernya

liputanindo.com – Honda patenkan sistem Motor yang Dapat ‘ baca ‘ Pikiran Ridernya. Honda memperlihatkan Algoritma dasar dan sistem elektronik yang mencoba membiarkan sepeda motor masa depan membaca pikiran pengendara sebelum motor itu sendiri memutuskan bagaimana menerapkan teknologi Sokongan pengendara. . . salah satu Background dari Sistem ini adalah kata kata Yang pernah dikatakan Oleh Casey Stoner bertahun tahun yang Lewat Yakni Ambition outweights Talent atau Ambisi mengalahkan Bakat . . . Kemauannya Tinggi, Dapat wheelie . . Tetapi kemampuannya belum Tamat ke sana . . nah ini lah yang diinginkan Honda di Sistem yang baru saja File patennya kirim oleh RnD Honda Di Amerika.

Sistemnya sendiri, Menurut Berkas paten, mencakup dua Bagian Yakni Yang pertama ‘ antarmuka (Interface) otak-mesin’ dan yang kedua alat unutk mengendalikan kerja satu atau lebih komponen kendaraan sehingga dapat memberikan Sokongan Demi melakukan tugas tertentu.

Cek Artikel:  Triumph Tetap Jadi Pemasok Mesin Moto2 Hingga 2024

File Paten menjelaskan bahwa Eksis semacam elektroda yang dipasang di dalam helm pengendara Demi menangkap informasi gelombang otak. Sinyal data gelombang ini dikirimkan ke komputer yang akan menafsirkan gelombang otak tersebut Demi mengetahui apa yang Mau dilakukan pengendara tersebut. Teladan yang dipilih dalam file paten ini adalah keinginan Demi wheelie. . . jadi Misalnya Kalau Komputer dalam Motor mendeteksi Pikiran ridernya bahwa ia Tak Mempunyai Kemampuan atau kepercayaan diri yang cukup Demi melakukan wheelie, maka Komputer akan mencegah terjadinya Wheelie tersebut demi keselamatan.

Tetapi begitu dipercaya finalisasi dari Sistem Penterjemah pikiran Via Gelombang Otak yang dipatenkan Lagi jauh dari kata Siap.  Karena walaupun Demi ini kita sudah mengenal hadirnya Neuralink elon Musk, Tetapi dipercaya teknologi di sektor ini belum berkembang cukup pesat Tamat menghadirkan tingkat Ketelitian yang Seksama. Lagi akan banyak riset riset finalisasi di sektor ini.

Cek Artikel:  Pemenang Asia UB150 dan SS600 Musim 2017 Lagi ditentukan di Race 2 Seri Finale

Sementara itu Bagian kedua dari sistem Komputer di Project ini Yang mengendalikan parameter kerja Motor Dapat jadi sudah berkembang amat sangat pesat Demi ini. Throttle elektronik dan res ABS yang dikendalikan komputer, sistem kontrol traksi, akselerometer, dan unit pengukuran inersia yang memantau sudut lean, pitch, dan yaw, semuanya semakin Biasa. Bahkan dalam file patent beberapa teknologi baru seperti sensor torsi kemudi dan aktuator Demi ‘membantu’ kemudi ketika masukan pengendara salah ikut dimasukan  . . lengkap bener nih.

Taufik of BuitenZorg | @liputanindo

 

Mungkin Anda Menyukai