Honda Monkey 125 lebih irit dari Honda Supercub C125 . . tapi Ketika ditest hasilnya beda

liputanindo.com – Di test di Jepang dengan Langkah riding bareng, dua produk Honda yang juga dijual di Indonesia dan salah satunya dimiliki oleh liputanindo yakni Honda Monkey 125 dan Honda Supercub C125 Rupanya menhasilkan Konklusi bahwa Honda Monkey 125 yang Ketika ini dijual oleh AHM seharga Rp. 77,7 Juta lebih irit konsumsi bahan bakarnya dibanding Honda Supercub C125 yang sekarang dibanderol Rp 72,7 Juta di Jakarta.

Yes, kedua motor ini walaupun menggunakan basis mesin dengan ukuran ruang bakar yang sama Tetapi secara Lazim Mempunyai banyak perbedaaan seperti di jenis transmisinya, dan yang terpenting adalah bobot dan ukuran dari lingkar rodanya.

Cek Artikel:  Berpartner dengan Nippon Paint, TVS Callisto MY2021 Tampil lebih Berwarna . . . Mulai 17 Jutaan Rupiah

Honda Supercub C125 Mempunyai sistem transmisi semiautomatic 4 percepatan dengan bobot 107 kg memakai roda 17 inci dengan karet ban yang lebih ramping sehingga Mempunyai rolling resistance yang kecil pula. Sementara Honda Monkey 125 dengan transmisi manual dan Mempunyai bobot 107 kg dengan lingkar roda 12 inci Tetapi memakai karet ban yang lebih lebar sehingga rolling resistance-nya lebih besar.

Menurut Autoby yang meliput kedua pengguna motor ini rute yang dipakai adalah rute wisata dari Tokyo menuju prefecture Ibaraki Tiba ke Kota Mito. Dan setelah diukur penggunaan/konsumsi bahan bakarnya, Honda Supercub C125 Mempunyai Nomor konsumsi bahan bakar rata rata 60.27km/l atau Sekeliling 9 km/liter lebih boros dari Klaim pabrikan yang 69,0 km/liter.

Cek Artikel:  Maxus MIFA 9, MPV Premium Full Electric Pertama di Dunia

Sementara Honda Monkey 125 mengonsumsi bahan bakar rata-rata sebanyak FC monkey 58.92km/l atau 13 km/liter lebih boros dari pada Klaim pabrikan yang tertulis 71,0 km/liter . . Ketika di test Real Monkey 125 lebih boros dari Supercub 125 sementara Ketika ditest Di Parbrik, Honda Monkey lebih irit dari pada Honda Supercub 125. Sekadar beda 2 km/liter sih, tapi koq Pandai Monkey lebih irit ya? nah kira-kira apa penyebabnya? Silahkan didiskusikan?

Taufik of BuitenZorg | @liputanindo

Mungkin Anda Menyukai