Hamparan 200 Juta Bintang Gambaran Menakjubkan Andromeda dari Teleskop Hubble

Hamparan 200 Juta Bintang: Gambaran Menakjubkan Andromeda dari Teleskop Hubble
Teleskop Hubble mengungkapkan wawasan baru tentang galaksi Andromeda, melalui survei mendalam yang mengidentifikasi lebih dari 200 juta bintang.(NASA)

TELESKOP Luar Angkasa Hubble melaksanakan survei paling mendalam terhadap galaksi Andromeda, mengungkap petunjuk baru mengenai sejarah evolusinya serta perbedaannya yang mencolok dengan Bima Sakti. Penelitian yang berlangsung selama lebih dari satu Dasa warsa ini berhasil menangkap Pemandangan lengkap dari galaksi tersebut, memberikan perspektif baru tentang usia, struktur, dan komposisi bintangnya.

Sejak peluncurannya, Teleskop Hubble Punya NASA telah mengidentifikasi lebih dari satu triliun galaksi di seluruh alam semesta. Tetapi, galaksi Andromeda menjadi sangat istimewa sebagai tetangga terdekat dan terpenting Bima Sakti kita. Pada malam musim gugur yang cerah, galaksi ini muncul sebagai objek samar berbentuk oval di langit, kira-kira seukuran bulan bagi mata telanjang.

Demi ini, Hubble telah menyelesaikan survei terperinci mengenai Andromeda. Penelitian komprehensif ini memberikan wawasan berharga tentang sejarah evolusi galaksi, yang mengungkap perbedaan signifikan dalam perkembangan Bima Sakti.

Cek Artikel:  Samsung Hadirkan Tablet A9 Student Edition, Tablet Murah Cocok Kepada Pelajar

Tanpa Andromeda sebagai Misalnya galaksi spiral, pemahaman kita tentang struktur dan evolusi Bima Sakti akan sangat terbatas, karena Bumi terletak di dalam galaksi kita sendiri.

“Melalui Hubble, kami dapat memperoleh informasi mendalam tentang apa yang terjadi dalam skala holistik di seluruh cakram galaksi. Bukan mungkin melakukan itu dengan galaksi besar lainnya,” kata peneliti Istimewa Benjamin Williams, seorang profesor madya penelitian astronomi di UW.

Kemampuan pencitraan tajam Hubble Pandai mengidentifikasi lebih dari 200 juta bintang di Andromeda, khususnya bintang-bintang yang lebih terang dibandingkan dengan Mentari kita. Bintang-bintang ini tampak seperti butiran pasir di pantai.

Cek Artikel:  Season 2 Serial Arcane akan Dirilis November 2024

Tetapi, teleskop ini Bukan dapat mendeteksi semuanya. Total populasi Andromeda diperkirakan mencapai 1 triliun bintang, dengan banyak di antaranya yang kurang masif berada di Dasar batas sensitivitas Hubble.

Proyek ini dimulai Sekeliling satu Dasa warsa Lampau dengan program Panchromatic Hubble Andromeda Treasury. Gambar-gambar diambil pada panjang gelombang mendekati ultraviolet, tampak, dan inframerah menggunakan instrumen Hubble Kepada memotret separuh utara Andromeda.

Kini, fase baru ini diikuti program Panchromatic Hubble Andromeda Southern Treasury yang baru saja dipublikasikan. Fase ini menambah gambar Sekeliling 100 juta bintang di bagian selatan Andromeda, Distrik yang secara struktural Spesial dan lebih sensitif terhadap sejarah penggabungan galaksi dibandingkan cakram utara yang telah dipetakan sebelumnya.

Cek Artikel:  Intip Spesifikasi Nokia Lumia Max 2024, Berapa Harganya

Apabila digabungkan, kedua program tersebut mencakup seluruh cakram Andromeda, terlihat Nyaris dari tepi dengan kemiringan 77 derajat relatif terhadap pandangan yang kita lihat dari Bumi. Galaksi ini begitu luas sehingga mosaik tersebut disusun dari Sekeliling 600 bidang pandang terpisah, menghasilkannya menjadi gambar mosaik dengan sedikitnya 2,5 miliar piksel.

Walaupun Bima Sakti dan Andromeda terbentuk Sekeliling waktu yang sama miliaran tahun yang Lampau, bukti pengamatan menunjukkan bahwa keduanya Mempunyai sejarah evolusi yang sangat berbeda, meskipun keduanya tumbuh di lingkungan kosmologis yang sama. Ini menunjukkan bahwa galaksi-galaksi ini Mempunyai sejarah pembentukan dan interaksi bintang yang lebih aktif dibandingkan Bima Sakti. (SciTechDaily/Z-3)

Mungkin Anda Menyukai