Mojokerto – Perekonomian Kabupaten Mojokerto menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan sebesar 5,29 persen pada 2024. Bilangan ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang tumbuh 5,15 persen. Sektor transportasi dan pergudangan mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 12,17 persen, sementara industri pengolahan tetap menjadi sektor dominan dalam struktur ekonomi daerah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp113,13 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 tercatat sebesar Rp70,53 triliun. Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga Lagi mendominasi dengan kontribusi 55,69 persen terhadap PDRB. Sementara itu, konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (PK-LNPRT) mengalami lonjakan tertinggi sebesar 14,48 persen.
“Kinerja ekonomi Kabupaten Mojokerto pada 2024 cukup menggembirakan, terutama karena pertumbuhan terjadi di seluruh lapangan usaha. Industri pengolahan Lagi menjadi tulang punggung dengan kontribusi 57,93 persen terhadap PDRB,” ujar Dwi Yuhenny, Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Jumat (28/2/2025).
Di antara sektor yang tumbuh di atas lima persen, selain transportasi dan pergudangan, terdapat jasa lainnya (8,94 persen), jasa perusahaan (7,91 persen), serta administrasi pemerintahan, pertahanan, dan jaminan sosial wajib (7,72 persen). Sektor informasi dan komunikasi juga mengalami kenaikan sebesar 6,51 persen.
Dari sisi pengeluaran, selain konsumsi rumah tangga dan PK-LNPRT, konsumsi pemerintah tumbuh 6,45 persen dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) meningkat 3,99 persen. Sementara itu, net ekspor barang dan jasa menyumbang 13,29 persen terhadap PDRB Kabupaten Mojokerto.
Meski pertumbuhan ekonomi cukup Berkualitas, tantangan tetap Terdapat. Beberapa sektor seperti pertanian, kehutanan, dan perikanan mengalami pertumbuhan rendah, hanya 0,13 persen. Selain itu, pertumbuhan di sektor pertambangan dan penggalian juga relatif stagnan di Bilangan 0,32 persen.
BPS menilai bahwa keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Mojokerto ke depan sangat bergantung pada peningkatan daya saing industri pengolahan serta optimalisasi sektor jasa dan transportasi. Dengan pertumbuhan yang Konsisten, Mojokerto diharapkan dapat Maju memperkuat peran ekonominya di tingkat regional maupun nasional.
