Efisiensi, Adik Amran Sulaiman Malah Beli Mobil Lexus Rp2 Miliar, Ganti Plat Merah Jadi Putih

Liputanindo.id – Sehabis Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud menghebohkan publik karena membeli mobil yang sangat mahal lewat anggaran Pemprov Kaltim, hal senada kembali dilakukan Gubernur Sulsel, Sudirman Sulaiman.

Lewat anggaran Pemprov Sulsel, adik Menteri Pertanian Amran Sulaiman ini membeli mobil berjenis Lexus LM 350H. Mobil yang disediakan Biro Bagian Lazim ini harganya berkisar antara Rp2,1 miliar hingga Rp2,6 miliar (OTR).

Uniknya, Demi didapati teparkir di halaman rumah jabatan Gubernur Sulsel, mobil bernomor polisi DD 1430 XAA ini, pelatnya malah berwarna putih, bukan merah seperti yang biasanya digunakan aparatur negara Demi kendaraan dinas.

Dalam laman samsat, mobil ini dikenakan pajak Rp12.840.755. Itu belum termasuk biaya perawatan dan sebagainya, yang tentu saja membebani anggaran yang diambil dari pajak masyarakat Sulsel.

ERA pun mengonfirmasi ke Kepala Biro Bagian Lazim, Suhartono. Katanya, Benar kalau pihaknya membeli mobil itu. “Itu dikeluarkan di bulan September tahun Lewat,” singkat Suhartono.

Demi ditanya soal anggaran yang dikeluarkan Pemprov Sulsel, Suhartono meminta ERA mengklarifikasi lebih lanjut ke Diskominfo Sulsel.

Sementara Plt Kepala Dinas Kominfo-SP Sulsel, Muhammad Salim Basmin mengakui Kalau mobil dinas itu adalah kendaraan dinas Demi Gubernur Sulsel Sudirman Sulaiman. 

“Mobil itu diadakan Demi pelayanan tamu VVIP Pemprov Sulsel atau Pejabat Negara. Terkadang digunakan oleh Pak Gubernur karena kendaraan dinas beliau biasanya dalam keadaan diservis, kendaraan dinas Gubernur sudah berumur lebih dari 6 Tahun,” Saya Salim. 

Demi ditanya soal mengapa pihaknya tak menyewa saja mobil Demi menjemput pejabat lain atau membeli mobil yang lebih murah dari Lexus itu di tengah gencarnya pemerintah efisiensi anggaran, Salim tak Tengah menjawab.

Prabowo kesal?

Presiden RI, Prabowo Subianto sempat menyorot pengadaan mobil seperti yang dilakukan Rudy Mas’ud, Alasan belanja seperti itu dianggapnya Kagak produktif.

Seperti kesal, Prabowo bilang Lagi banyak kebutuhan dasar masyarakat yang belum terpenuhi, seperti pembangunan jembatan desa, Tetapi anggaran daerah Bahkan digunakan Demi hal-hal di luar prioritas.

“Banyak biaya yang harusnya dilaksanakan oleh kabupaten dan provinsi Kagak dilaksanakan. Teladan tadi jembatan, jembatan desa, rakyat harus teriak, presiden harus turun tangan. Ampun, Terdapat Anggaran desa, ke mana dananya? Bupati ke mana, Anggaran gubernur? Tapi, okelah, saya ambil tanggung jawab. Jadi, kita harus terbuka, kita harus fair,” ujar Prabowo dalam sesi tanya jawab dengan jurnalis di kediaman pribadi Prabowo, Hambalang, Bogor, yang tayang Kamis (19/3/2026).

Prabowo mengatakan pola belanja daerah Demi ini Lagi belum efisien, termasuk dalam penggunaan anggaran Demi fasilitas pejabat.

“Banyak pejabat itu, menurut saya, ini Kagak efisien. Anda lihat sendiri. Kita buka-bukaan ya. Terdapat kabupaten, eh pemerintah daerah, dia beli mobil dinas gubernur berapa? Rp8 miliar,” kata Prabowo.

“Saya Presiden Indonesia. Saya Mengenakan mobil Maung buatan Indonesia. Harganya Rp700 juta itu. Mungkin karena ini Presiden, Terdapat antipeluru, mungkin jadi Rp1 miliar. Tapi, Kagak Tiba Rp8 miliar. Kita selidiki Seluruh, efisiensi,” kata Prabowo.

Mobil dalam negeri

Keluhan Prabowo tak Tiba di situ, Kemarin, dia juga berpesan Demi Seluruh pejabat daerah agar membeli kendaraan dinas dalam negeri saja, biar produksi mobil listrik dalam negeri tumbuh.

“Kita harapkan dari pemprov lain juga akan berpihak dan membeli produk bangsa kita sendiri di seluruh tanah air. Mensesneg catat itu gubernur-gubernur yang Kagak pesan produk dalam negeri. Bus dan truk dan sebagainya. TNI juga Perintah beli dalam negeri,” kata Prabowo dalam peresmian pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *