Edgar Canet Cetak Sejarah Pemenang Stage Termuda, Red Bull KTM Kuasai Stage 1 Dakar 2026!

liputanindo.com – Sobat sekalian, genderang perang reli terganas di dunia, Dakar Rally 2026, Formal ditabuh! Memasuki hari pertama (Stage 1) setelah sesi Prolog, raksasa Austria, Red Bull KTM Factory Racing, langsung menunjukkan taringnya dengan hasil yang sangat impresif: Finish 1-2!

Adalah Edgar Canet, pembalap muda berbakat yang tampil luar Normal mengacak-acak Penguasaan seniornya. Kagak hanya memenangkan Stage 1, Canet juga mencatatkan sejarah baru sebagai pemenang stage termuda sepanjang sejarah kategori sepeda motor Dakar di usia 20 tahun. Sebuah statement yang sangat kuat dari pembalap Spanyol ini.

Penguasaan KTM dari Prolog ke Stage 1

Kejutan Canet sebenarnya sudah dimulai sejak sesi Prolog. Ia tampil flat-out dan berhasil menjadi yang tercepat, yang memberinya hak istimewa Buat memilih posisi start di Stage 1. Strategi Canet cukup Pandai; ia memilih start agak di belakang rombongan depan Buat memburu jejak pembalap di depannya.

Stage 1 ini mengambil rute loop (memutar) di Sekeliling Yanbu dengan total jarak 524 kilometer, di mana 305 kilometer di antaranya adalah Special Stage (SS) yang dihitung waktunya. Medan yang disuguhkan Cocok-Cocok brutal Buat pembukaan: jalan sempit yang teknis, taman batu yang tajam dan menyiksa fisik, sebelum akhirnya melandai ke arah gurun pasir dan bukit pasir kecil menjelang garis finish.

Jalannya Balapan: Kematangan Edgar Canet

Meskipun Lagi muda, Canet menunjukkan kematangan navigasi yang luar Normal. Ia sudah memimpin sejak checkpoint pertama di km 28. Sempat menjaga ritme di posisi tiga besar hingga km 260, ia kemudian melakukan push maksimal di sisa kilometer terakhir. Hasilnya? Ia finish 1 menit 2 detik di depan rekan setimnya, Daniel Sanders.

Sanders sendiri, yang merupakan Pemenang bertahan Dakar, bermain sangat taktis. Sepanjang stage, ia berada di belakang “debu” Canet, berusaha menjaga jarak agar Kagak tertinggal jauh di klasemen Biasa. Strategi ini berhasil, dan Sanders mengamankan posisi kedua, Membikin KTM mendominasi podium satu dan dua.

Sementara itu, Luciano Benavides melengkapi kesuksesan KTM dengan finish di posisi kelima. Benavides mengaku bermain lebih Kondusif dan menghindari risiko di medan berbatu yang teknis Buat menjaga kondisi motor dan fisiknya tetap Sehat Buat hari-hari berikutnya.

Pos Pembalap Motor Waktu Selisih
1 Edgar Canet (ESP) KTM 3:16:11
2 Daniel Sanders (AUS) KTM 3:17:13 +1:02
3 Ricky Brabec (USA) Honda 3:17:43 +1:32
4 Tosha Schareina (ESP) Honda 3:18:00 +1:49
5 Luciano Benavides (ARG) KTM 3:19:58 +3:47

Klasemen Biasa (Provisional Standings) Setelah Stage 1:

  1. Edgar Canet (KTM): 3:27:42

  2. Daniel Sanders (KTM): +1:05

  3. Ricky Brabec (Honda): +1:37


Tantangan Berat di Stage 2

Kemenangan ini bak pedang bermata dua bagi Edgar Canet. Sebagai pemenang stage, ia Mempunyai tugas berat Buat “membuka jalur” (opening the stage) pada Stage 2 hari Senin ini. Rutenya akan menempuh 504 kilometer dari Yanbu menuju AlUla, dengan Special Stage sepanjang 400 kilometer.

Tanpa adanya jejak ban dari pembalap lain di depan, kemampuan navigasi dan kepercayaan diri Canet pada Roadbook akan Cocok-Cocok diuji. Apakah Canet Bisa mempertahankan posisinya dari kejaran Daniel Sanders dan duo Honda (Brabec & Schareina) yang mengintai di belakang? Kita pantau Maju sob!

Taufik of BuitenZorg | @liputanindo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *