DPRD “Bedah” LKPJ 2025, 16 Catatan Strategis Jadi Alarm Pemkab Ponorogo

Foto BeritaJatim.com

Ponorogo (Liputanindo.id) – Bukan sekadar formalitas tahunan, DPRD Ponorogo Betul-Betul “menguliti” kinerja pemerintah daerah. Dalam Penilaian LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025, sebanyak 16 rekomendasi dan catatan-catatan dilontarkan. Tentu itu menjadi cambukan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) agar berbenah dan tak Tengah bekerja dengan pola Pelan.

Rangkaian rekomendasi dan catatan itu disampaikan dalam rapat paripurna, Senin (27/4/2026), setelah Panitia Tertentu (Pansus) DPRD merampungkan pembahasan mendalam terhadap 12 OPD. Hasilnya, sejumlah sektor dinilai Lagi perlu percepatan pembenahan dan peningkatan kualitas layanan.

“Panitia Tertentu juga meminta OPD Buat Maju berinovasi dalam bekerja, Buat Ponorogo yang lebih Berkualitas,” kata Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, usai rapat paripurna, Senin (27/4/2026).

Dwi Agus mengungkapkan bahwa catatan yang diberikan Enggak sekadar administratif. DPRD Ponorogo melototi langsung sektor-sektor vital, seperti infrastruktur, tata kelola pemerintahan, layanan kesehatan, pelayanan publik, pendidikan, hingga pengembangan kebudayaan.

Dia juga menekankan bahwa rekomendasi tersebut merupakan bentuk kontrol legislatif. Selain itu juga sekaligus dorongan agar pemerintah daerah bergerak lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. DPRD Ponorogo berharap Enggak Terdapat Tengah pola kerja stagnan di tubuh OPD.

“Asa kami, seluruh rekomendasi dan catatan ini Bisa ditanggapi dengan serius dan diperbaiki sejalan dengan visi serta misi Bupati Ponorogo,” ungkap politisi dari PKB tersebut.

DPRD Ponorogo juga memastikan proses pengawalan belum selesai. Rekomendasi yang telah disusun akan kembali difinalisasi sebelum menjadi keputusan Formal lembaga legislatif dan diserahkan kepada pihak eksekutif. “Setelah ini menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, Lewat akan kami serahkan kepada Plt Bupati,” katanya.

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menyambut hasil Penilaian tersebut sebagai bahan Krusial Buat merumuskan arah pembangunan daerah. Dia pun menilai masukan dari DPRD menjadi pijakan dalam menentukan prioritas kebijakan ke depan. “Terima kasih atas Penilaian serta masukan yang diberikan. Ini akan menjadi bahan kami ke depan dalam menentukan skala prioritas pembangunan,” pungkasnya. (end/kun)