Ditinggalkan Investor, Harga Emas Dunia Ambruk Kembali

Emas batangan. Foto: dok MIND ID.

Chicago: Harga emas dunia turun ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena investor membukukan keuntungan setelah rekor tinggi pada sesi sebelumnya karena kekhawatiran yang Lalu berlanjut akan ketidakstabilan seputar rencana tarif Presiden Amerika Perkumpulan (AS) Donald Trump.
 
Mengutip data Yahoo Finance, Rabu, 26 Februari 2025, harga emas spot turun 1,4 persen menjadi USD2.909,59 per ons, setelah mencapai level terendah sejak 17 Februari di awal sesi. Emas mencapai level tertingginya di USD2.956,15 pada Senin. Sementara harga emas berjangka AS ditutup 1,5 persen lebih rendah di USD2.918,80.
 
Harga emas safe haven telah mencetak sebanyak 11 rekor sejauh ini, melampaui tonggak Krusial USD2.950 per ons. Trump mengatakan tarif impor Kanada dan Meksiko sesuai jadwal meskipun Terdapat upaya oleh negara-negara tersebut Kepada meningkatkan keamanan perbatasan dan menghentikan Kategori fentanil ke AS menjelang batas waktu 4 Maret.
 
Spekulator emas memangkas posisi beli Rapi sebanyak 13.605 kontrak menjadi 201.962 dalam seminggu hingga 18 Februari.
 

Cek Artikel:  Kolaborasi Pengembang dan Pemerintah Daerah Kunci Keberhasilan Program 3 Juta Rumah


(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
 

Fed bakal respons data inflasi dan pasar tenaga kerja

 
Sementara itu, investor dan ekonom memperkirakan Federal Reserve AS akan merespons dengan kuat dan sistematis terhadap perubahan inflasi dan pasar tenaga kerja, menurut penelitian yang diterbitkan pada Senin oleh San Francisco Fed.
 
Inflasi yang lebih tinggi dapat memaksa Fed Kepada mempertahankan Spesies Kembang lebih tinggi, menodai daya tarik emas yang Enggak memberikan imbal hasil.
 
Investor kini menunggu rilis laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS pada Jumat, pengukur inflasi pilihan Fed, Kepada mendapatkan wawasan mengenai jalur pelonggaran Spesies Kembang dan kebijakan moneter bank sentral.
 
Adapun harga perak spot turun 2,3 persen menjadi USD31,61 per ons, platinum turun 0,5 persen menjadi USD962,15, dan paladium turun 1,9 persen menjadi USD922,39. Harga platinum dan paladium turun ke level terendah sejak 30 Januari dan 9 Januari, masing-masing, di awal sesi.

Cek Artikel:  ADB Sebut Tiga Tantangan RI jadi Negara Berpenghasilan Tinggi pada 2045

Mungkin Anda Menyukai