Alice Walton. Foto: dok Crystal Bridges Museum of American Art.
Jakarta: Baru-baru ini, Forbes mengeluarkan daftar miliarder secara real-time yang menampilkan lima Perempuan paling kaya di dunia.
Beberapa nama yang muncul di daftar tersebut termasuk Alice Walton, putri dari pendiri ritel besar Walmart, dan Francoise Bettencourt Meyers, cucu dari pendiri L’Oréal, perusahaan kosmetik terkemuka.
Berikut daftar Perempuan terkaya di dunia, dilansir laman Vnexpress.
1. Alice Walton
Museum tersebut menampung berbagai karya dari seniman terkenal seperti Norman Rockwell dan Andy Warhol. Sebelum itu, Walton pernah bekerja sebagai analis saham dan mendirikan sebuah bank investasi, serta menjabat sebagai wakil ketua di Arvest Bank Group.
2. Francoise Bettencourt Meyers
Ketika ini berusia 71 tahun, Bettencourt Meyers telah menjadi Personil dewan direksi L’Oréal sejak 1997 dan memimpin perusahaan induk keluarga yang mencakup merek-merek ternama seperti Maybelline dan Yves Saint Laurent.
Selain kegiatan bisnisnya, ia juga seorang cendekiawan yang sangat tertarik pada Religi dan aktif memberikan sumbangan jutaan dolar Buat proyek-proyek pendidikan dan rumah sakit.
3. Jacqueline Mars
Mars telah terlibat dalam bisnis keluarga selama Dekat dua puluh tahun dan menjabat dalam dewan direksi Tamat 2016. Berbarengan saudaranya, John Mars, ia turut mengawasi perkembangan merek-merek terkenal seperti Snickers dan M&M’s. Selain itu, Mars dikenal juga karena aktivitas filantropinya, terutama dalam bidang pendidikan dan pelestarian budaya.
4. Rafaela Aponte-Diamant
Ia Mempunyai keahlian dalam desain interior Buat kapal pesiar MSC dan menjabat sebagai Personil dewan di Yayasan MSC. Yayasan yang didirikan oleh keluarganya pada 2018 tersebut berfokus pada pelestarian lingkungan dan berbagai inisiatif kemanusiaan, dengan sumbangan Sekeliling USD12,9 juta Buat proyek amal di 2022.
Kehadiran tokoh-tokoh ini dalam daftar Perempuan terkaya Enggak hanya mencerminkan prestasi mereka dalam dunia bisnis, tetapi juga menegaskan peran Krusial Perempuan di dalam ekonomi Dunia. (Avifa Aulya Utami Dinata)