Carlos Sainz Akui Dirinya Sakit Hati ketika Ferrari Enggak Memperpanjang Kontraknya

Carlos Sainz Akui Dirinya Sakit Hati ketika Ferrari tidak Memperpanjang Kontraknya
Pembalap Ferrari Carlos Sainz(X @Carlossainz55)

PEMBALAP Carlos Sainz mengakui sempat sakit hati karena Ferrari Enggak memperpanjang kontraknya dan malahan menggaet Pemenang dunia tujuh kali Lewis Hamilton Buat berlaga di Formula 1 musim 2025.

Dikutip dari laman Formal Formula 1, Kamis (19/12), Sainz mengatakan ia sempat merasa ‘Enggak siap’ menerima keputusan tersebut.

“Saya diberi Paham bahwa saya Enggak akan melanjutkan dengan tim yang sebelumnya saya sangat Percaya akan saya tempati. Itu adalah kejutan besar bagi Asa saya dan saya Jernih Enggak menikmati momen itu,” ungkap Sainz.

“Saya Enggak siap Buat Siaran seperti itu. Saya agak terkejut Buat sementara waktu,” tambahnya.

Cek Artikel:  Taufik Hidayat Beri Wejangan Kepada Pebulu Tangkis Muda

Meski demikian, Sainz mengungkapkan bagaimana keputusan Ferrari Buat menggantikannya membuatnya ‘menderita’, tetapi juga sekaligus membuatnya menjadi ‘pembalap yang jauh lebih Bagus’.

“Saya ingat, setelah GP Australia, saya berpikir betapa beruntungnya saya Mempunyai orang-orang di Sekeliling saya, yang mendukung saya dan memberi saya kekuatan batin Buat mengatasi masa-masa sulit,” kata Sainz.

“Sekarang, ketika saya mengingatnya kembali, saya Dekat Gembira, bangga bahwa itu terjadi, karena itu Membangun saya menjadi pembalap yang

jauh lebih Bagus dan atlet yang jauh lebih Bagus secara Biasa,” lanjutnya.

Setelah berunding dengan berbagai tim di grid, Sainz memutuskan Buat pindah ke Williams Buat musim 2025 dan seterusnya.

Cek Artikel:  Real Madrid Raih Kemenangan Krusial di Markas RB Leipzig

Ia pun tampil dengan Rona Williams Buat pertama kalinya selama uji coba pascamusim di Serbuk Dhabi, pekan Lewat.

Tetapi, terlepas dari apa yang terjadi di awal tahun, pemenang Grand Prix empat kali itu Enggak menutup kemungkinan Buat kembali ke Ferrari suatu hari nanti.

“Ya, mengapa Enggak? Pada Demi yang sama, saya Enggak dapat melihatnya terjadi dalam waktu dekat. Tetapi, hidup itu panjang. Saya berusia 30 tahun. Anda Menyantap pembalap berusia 42 tahun di F1, jadi Apabila saya berada di F1 selama itu, siapa yang memberi Paham Anda bahwa dalam 10

tahun ke depan, Ferrari mungkin membutuhkan jasa saya Tengah di masa mendatang?” Jernih pembalap Spanyol itu.

Cek Artikel:  Marc Marquez Pasang Sasaran Pemenang Dunia Moto-GP 2025

“Tetapi, saya Mempunyai Sasaran yang sangat besar di kepala saya sekarang, Adalah membantu Williams Buat membawa mereka kembali ke barisan terdepan,” pungkasnya. (Ant/Z-1)

Mungkin Anda Menyukai