Berubah Drastis, Ini Argumen Netanyahu Tiba-Tiba Setujui Gencatan Senjata dengan Lebanon

TEL AVIV, Liputanindo.id – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkap Argumen negaranya menerima gencatan senjata dengan Lebanon. Padahal, para pejabat pemerintah, bahkan oposisi, menolak gencatan senjata dengan Lebanon.

Netanyahu menjelaskan dirinya menyetujui gencatan senjata guna mencapai kesepakatan damai bersejarah dengan Lebanon.

“Kesempatan ini Terdapat karena kita telah secara Mendasar mengubah keseimbangan kekuatan di Lebanon. Bulan Lampau, kita menerima seruan dari Lebanon yang mengusulkan pembicaraan damai langsung, sesuatu yang belum terjadi selama lebih dari 40 tahun,” kata Netanyahu, dikutip dari Sputnik, Jumat (17/4/2026).

Dia menyetujui permintaan gencatan senjata selama 10 hari, sebagaimana diminta Presiden AS Donald Trump.

“Saya memenuhi seruan itu dan menyetujui Jarak, atau lebih tepatnya, gencatan senjata sementara selama 10 hari, Demi memajukan kesepakatan yang kita mulai bahas Ketika pertemuan para duta besar di Washington,” kata Netanyahu, merujuk pada pertemuan dubes Israel dan Lebanon yang digelar di kantor Deplu AS, Washington DC.