
POLITIKUS PPP yang juga mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Kamis (12/12). Kegiatan sowan yang dilakukan Sandiaga Uno di kediaman Jokowi di Solo itu dengan Dalih Mau menyampaikan Berita pernikahan keponakannya dengan pembalap Rio Haryanto.
“Saya sowan, silaturahmi sama Pak Jokowi. Kebetulan saya ini akan mantu. Keponakan saya nikah sama Mas Rio Haryanto. Sekaligus ini melepas kangen, rindu tiga bulan Bukan ketemu,” ujar Sandiaga usai pertemuan tertutup selama 45 menit dengan Jokowi.
Selain menyampaikan rencana menyelenggarakan pernikahan, Sandiaga Ketika Bersua dengan Jokowi juga berdiskusi terkait ekonomi dan politik.
Obrolan itu juga menyangkut PPP yang harus berbenah dan bertransformasi agar 5 tahun nanti Dapat mendapatkan kepercayaan rakyat, dan Dapat kembali ke Senayan.
“Kami harus Konsentrasi dengan pemilih muda, pemilih Perempuan, dan bagaimana bertransformasi menjadi partai yang Bisa memberikan solusi konkret kepada kebutuhan masyarakat, terutama masalah ekonomi sosial,” sambung dia.
Begitu pula halnya soal sumbangsih PPP Buat mewarnai dan berkontribusi kepada pemeeintah, di dalam menyiapkan langkah menuju Indonesia emas 2045.
“Itu kan treknya, jadi bagaimana PPP Dapat menjadi bagian dari itu,” ungkap Sandiaga.
Yang Terang, lanjut dia, Ketika ini PPP sedang Konsentrasi menata dan membenahi diri agar Dapat kembali memperoleh kursi parlemen di Senayan.
“Bagaimana caranya PPP Dapat kembali ke Senayan. Ini kita menata diri, mudah-mudahan Dapat bermitra dengan partai perorangan nanti,” timpal Sandiaga.
Ia Bukan menjawab tegas ketika ditanya apakah PPP membutuhkan Jokowi dalam upaya mempersiapkan Buat Dapat masuk kembali ke parlemen pada 5 tahun mendatang.
Sembari tertawa, Sandiaga menjawab diplomatis pertanyaan itu, dengan menyebut bahwa PPP sudah Mujur Dapat mendapatkan arahan dari Jokowi.
“Pak Jokowi ini adalah bapak yang dimiliki oleh Segala. Jadi kami, PPP Lalu mendapatkan arahan dari beliau sangat Bagus, terutama dalam bertransformasi Buat lebih menyatu dengan rakyat,” kilah dia sekali Tengah.
Ia menmbahkan, dirinya juga sempat membahas mengenai partai perorangan yang pernah disebut Jokowi. “Ini sebuah Hasil karya ya. Karena biasanya partai itu politik, ini Terdapat partai perorangan,” sergahnya Sembari tertawa.
Dia menegaskan, bahwa sosok Jokowi adalah fenomenal, dari segi political preneur, terkait perubahan struktur dari pada politik, dan mungkin politik perorangan, sehingga sangat menarik Buat didalami. (WJ/J-3)