Ilustrasi. Foto: Dok MI
Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) kembali melanjutkan penyaluran sejumlah program Sokongan sosial (bansos) 2026. Memasuki bulan ketujuh tahun ini, beberapa Sokongan mulai memasuki pencairan tahap ketiga Buat periode Juli hingga September.
Bilaman bansos PKH dan BPNT Likuid?
Kemensos memastikan penyaluran Sokongan sosial Program Keluarga Asa (PKH) dan Sokongan Pangan Non Kas (BPNT) Buat periode triwulan III 2026 akan dimulai pada 20 Juli 2026. Penyaluran Sokongan dijadwalkan berlangsung hingga September 2026 setelah proses pembaruan data penerima selesai dilakukan.
“Kami sudah menerima data terbaru dari BPS dan Ketika ini sedang melakukan proses cleansing. Mudah-mudahan dalam dua Tiba tiga hari ke depan prosesnya selesai, sehingga mulai 20 Juli Sokongan Bisa disalurkan,” ujar Gus Ipul dalam keterangan Formal Kemensos, dikutip Rabu, 15 Juli 2026.
Besaran Sokongan
1. Sokongan PKH
Berdasarkan ketentuan Kemensos, berikut rincian Sokongan PKH 2026 sesuai kategori penerima:
- Ibu hamil: Rp3 juta per tahun (Rp750 ribu per tahap).
- Anak usia Pagi 0-6 tahun: Rp3 juta per tahun (Rp750 ribu per tahap).
- Siswa SD: Rp900 ribu per tahun (Rp225 ribu per tahap).
- Siswa SMP: Rp1,5 juta per tahun (Rp375 ribu per tahap).
- Siswa SMA: Rp2 juta per tahun (Rp500 ribu per tahap).
- Penyandang disabilitas berat: Rp2,4 juta per tahun (Rp600 ribu per tahap).
- Lanjut usia 60 tahun ke atas: Rp2,4 juta per tahun (Rp600 ribu per tahap).
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10,8 juta per tahun (Rp2,7 juta per tahap).
2. Sokongan BPNT
Adapun besaran program BPNT, pemerintah telah menetapkan saldo Biaya dalam bentuk Doku elektronik sebesar Rp200 ribu per bulan selama tiga kali atau menjadi Rp600 ribu.
Sokongan ini Tak dapat ditarik Kas, melainkan harus dibelanjakan Buat membeli bahan pangan di e-Warong atau pedagang bahan pangan yang telah bekerja sama dengan pemerintah.
Biaya BPNT dapat dicairkan sekaligus sesuai dengan periode penyaluran yang telah ditetapkan. Sokongan ini bertujuan Buat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok seperti beras, telur, buah, sayuran, dan bahan pangan lainnya.

(Ilustrasi. Foto: Dok Liputanindo.id)
Metode bansos PKH dan BPNT 2026
Bagi penerima manfaat yang Mau mengecek status dan periode pencairan, berikut panduannya:
1. Cek melalui situs Kemensos
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih Area sesuai domisili, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang tersedia pada layar.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan hasil pencarian berupa nama penerima, kategori bansos, status penerima, dan periode penyaluran Sokongan.
2. Cek saldo melalui aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store atau App Store.
- Login menggunakan akun yang telah terdaftar.
- Apabila belum Mempunyai akun, lakukan registrasi terlebih dahulu.
- Pilih menu “Cek Bansos”.
- Masukkan data Area tempat tinggal.
- Ketik nama penerima manfaat sesuai KTP.
- Masukkan kode Validasi yang diminta.
- Klik “Cari Data”.
- Informasi status penerima bansos akan ditampilkan di layar.
