Astra Tol Cipali intensifkan kegiatan edukasi pengelolaan sampah

Astra Tol Cipali intensifkan kegiatan edukasi pengelolaan sampah

Kami Ingin momentum ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin Acuh terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan

Cirebon (ANTARA) – Pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Astra Tol Cipali), Jawa Barat, mengintensifkan edukasi pengelolaan sampah kepada pengguna jalan dan pelaku usaha di Rest Area KM 164 sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Head of Sustainability Management and Corporate Communications Astra Tol Cipali Ardam dalam keterangannya di Cirebon, Jawa Barat, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengurangan sampah dan penggunaan plastik sekali Guna.

Ia mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Kagak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi perlu diikuti langkah Konkret yang melibatkan masyarakat secara langsung.

“Kami Ingin momentum ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin Acuh terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan,” katanya.

Ia menyebutkan kegiatan yang digelar di Rest Area KM 164 arah Jakarta itu, diisi dengan pembagian tumbler serta tempat sampah kepada pengunjung.

Selain itu, lanjut dia, perusahaannya memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah sejak dari sumber guna mengurangi timbulan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Astra Tol Cipali juga mengajak para tenant di kawasan rest area, Demi mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali Guna dalam aktivitas usahanya.

Menurut Ardam, pengurangan sampah perlu dilakukan secara Serempak-sama agar dampaknya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Pengelolaan sampah yang Berkualitas membutuhkan keterlibatan Sekalian pihak, termasuk pengguna jalan dan pelaku usaha di rest area,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Astra Tol Cipali menggandeng PT Wirani Sons selaku pengelola Rest Area KM 164 Demi menghadirkan stan edukasi pemilahan lima jenis sampah.

Ia mengatakan stan itu menampilkan berbagai produk hasil Sirkulasi ulang, seperti kompos dan briket yang diproduksi masyarakat Kampung Berseri Astra Desa Bongas Kulon, Kabupaten Majalengka.

Produk tersebut, kata dia, merupakan hasil pemanfaatan sampah yang diolah kembali sehingga Mempunyai nilai guna dan nilai ekonomi.

Ardam mengatakan pengelolaan sampah berkelanjutan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.

“Melalui pengolahan dan pemanfaatan kembali sampah, kami Ingin menunjukkan bahwa limbah dapat diubah menjadi produk yang bermanfaat,” katanya.

Selain menggelar kampanye pengelolaan sampah, perusahaannya juga melakukan penanaman 70 bibit pohon di Kantor Operasional Subang.

Ardam menekankan penanaman pohon tersebut menjadi salah satu langkah perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan dan pengurangan emisi karbon.

“Upaya menjaga lingkungan harus dilakukan secara konsisten melalui berbagai aksi Konkret, termasuk penghijauan dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab,” ujarnya.