
KEMARAU menyebabkan sejumlah situ atau danau kecil di Purwakarta, Jawa
Barat, mulai mengering. Padahal, situ menjadi sumber air untuk mengairi area persawahan.
Tanpa adanya pasokan air, sebagian petani mengalami gagal panen. Salah satu yang sudah mengering ialah Situ Cigangsa di Kecamatan Campaka.
Kemarau membuat Situ Cigangsa kini kering kerontang. Bagian dasar dari permukaan situ, juga terlihat retak retak, lantaran lebih dari dua bulan dilanda kemarau.
Baca juga : Tanaman Padi Terancam Wafat, Petani Purwakarta Terpaksa Panen Awal
Sebelumnya air dari Situ Cigangsa menjadi andalan petani khususnya di
wilayah Kecamatan Campaka dan Kecamatan Cibatu.
“Situ Cigangga selama ini menjadi sumber air untuk mengairi sawah di
wilayah Campaka dan Cibatu. Sekarang sudah mulai mengering, sehingga petani kembali mengalami gagal panen,” ungkap Kaman, petani, Kamis (5/9)
Akibat situ yang mengering sebanyak 370 hektare lahan di Kecamatan Campaka kini terbengkalai. Bahkan sebagian petani di kecamatan ini terpaksa membiarkan tanaman palawija mereka menjadi busuk dan
kering akibat tak ada pasokan air.
Baca juga : Kaum Purwakarta Harus Mencari Air Rapi Sejauh 5 Kilometer
“Total areal sawah di dua kecamatan yaitu Campaka dan Cibatu yang
menggunakan air dari Cigangsa mencapai 370 hektare,” ungkap Kaman.
Para Petani berharap pihak terkait kembali melakukan pengerukan dasar
situ. Hal ini agar bisa lebih banyak menampung dan menyimpan air, hingga bisa bertahan lebih lama, saat tiba musim kemarau.