Akses Terputus, Gus Haris Turun Tangan! Jembatan Darurat Bailey Dikebut di Lumbang

Foto BeritaJatim.com

Probolinggo (Liputanindo.id) – Terputusnya akses akibat bencana di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, langsung direspons Segera Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris (Gus Haris) Serempak Forkopimda turun ke Letak, Selasa (28/4/2026), mengawal pemasangan jembatan darurat Bailey agar jalur vital segera kembali terhubung.

Di tengah hujan, Gus Haris memantau langsung progres pembangunan jembatan yang menjadi satu-satunya solusi Segera bagi Penduduk yang sempat terisolasi. Ia memastikan pekerjaan berjalan tanpa hambatan dan Bisa segera difungsikan.

Peninjauan itu melibatkan Dandim 0820 Letkol Inf. Ribut Yudo Apriyantono, Danyonif TP 836/Brahma Yodha Letkol Inf. Faishal Riza, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Indah, serta jajaran pejabat daerah lainnya.

“Tadi kita cek langsung progres pemasangan jembatan Bailey. Ini harus Segera selesai, karena ini akses Esensial masyarakat. Sinergi Pemkab, TNI, dan Forkopimda jadi kunci percepatan,” tegas Gus Haris.

Jembatan Bailey tersebut merupakan Sokongan dari batalyon TNI dengan dukungan Kodam V/Brawijaya. Infrastruktur darurat ini dipasang menyusul amblesnya struktur tanah yang Membangun jembatan sebelumnya tak Bisa digunakan.

Meski bersifat sementara, jembatan ini krusial Demi memulihkan mobilitas Penduduk sekaligus membuka kembali akses menuju kawasan wisata Air Terjun Madakaripura yang terdampak.

Tetapi, penggunaannya dibatasi. Hanya kendaraan pribadi yang diperbolehkan melintas, sementara kendaraan berat seperti truk dilarang demi menjaga keamanan Pembangunan. “Yang Krusial sekarang akses Tak terputus. Masyarakat Bisa lewat, wisata tetap jalan. Tapi ini hanya sementara, Sembari kita siapkan jembatan permanen,” jelasnya.

Gus Haris menegaskan, percepatan pembangunan infrastruktur permanen menjadi prioritas agar aktivitas Penduduk dan roda ekonomi Tak lumpuh terlalu Lamban. “Kita Tak Mau ini berlarut-larut. Infrastruktur permanen harus segera dibangun agar konektivitas Pas-Pas pulih,” ujarnya.

Ia juga menekankan, kekompakan lintas instansi di lapangan menjadi Unsur penentu dalam penanganan bencana. “Kita hadir Serempak, bekerja Serempak. Targetnya Jernih, masyarakat secepatnya merasakan manfaatnya,” pungkasnya. (rap/kun)