3 Tempat Wisata ini ‘Wajib’ disambangi Begitu Libur Lebaran di Cirebon

Maret 2026 menjadi momen spesial bagi Penduduk dan wisatawan di Cirebon. Perayaan Hari Raya Nyepi dan perayaan Lebaran Idul Fitri Terperosok Dekat bersamaan, sehingga menciptakan periode libur panjang atau long weekend yang luar Normal.

Pemerintah telah menetapkan jadwal libur dan cuti Serempak mulai 18 – 24 Maret 2026. Waktu yang asyik ini, sangat ideal Buat mengeksplorasi ‘Kota Udang’ ini. Apa saja objek wisata asyik dan Asik di Ceribon? Yuk simak!

Keraton Kasepuhan

Keraton Kasepuhan merupakan ikon wisata sejarah tertua di Jawa Barat. Berada di lingkungan dengan suasana asri, bangunan bersejarah yang terawat, serta museum pusaka yang menyimpan berbagai koleksi berharga ini, menjadi sasaran Primer wisatawan Begitu berkunjung ke Cirebon.

Bangunan yang berlokasi di Jalan Keraton Kasepuhan No 43, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk, Keraton Kasepuhan ini, didirikan pada tahun 1529 oleh Sunan Gunung Jati. Begitu itu, Keraton Kasepuhan merupakan pusat pemerintahan dan budaya bagi Kesultanan Cirebon.

3 Tempat Wisata ini ‘Wajib’ disambangi saat Libur Lebaran di Cirebon

Keraton Kasepuhan Mempunyai gaya arsitektur yang Aneh dan memukau. Dengan menggabungkan berbagai gaya, mulai dari arsitektur Jawa, Arab, hingga Cina. Fasad bangunan yang dihiasi ukiran halus dan ornamen tradisional menciptakan suasana yang megah Tetapi tetap intim.

Dengan menempati lahan seluas 25 hektar yang terdiri dari berbagai Corak bangunan, Keraton Kasepuhan Mempunyai pintu masuk Primer yang dikenal dengan nama ‘Pintu Gerbang Siti Hinggil’, yang menjadi salah satu ikonik keraton ini.

Siti Hinggil diartikan sebagai tanah yang tinggi dan disebut juga lemah duwur dalam bahasa Cirebon. Siti Hinggil terbuat dari susunan bata merah dan Mempunyai gaya arsitektur Majapahit yang mengikuti perkembangan Era pada Begitu itu.

Di dalam kompleks Siti Hinggil terdapat lima bangunan tanpa dinding, dengan bangunan Primer bernama Malang Semirang. Bangunan ini Mempunyai enam tiang yang melambangkan rukun iman. Tetapi secara keseluruhan, bangunan ini Mempunyai tiang berjumlah dua puluh yang melambangkan sifat-sifat Allah.

Juga terdapat ruangan yang dipenuhi dengan berbagai koleksi senjata tradisional dan artefak bersejarah, termasuk Kereta Singa Barong.

Sementara pada bagian paling belakang terdapat bangunan Keraton Pangkuwati, bangunan pertama yang dibangun Pangeran Cakrabuana.  Di dalam kompleks bangunan ini, wisatawan dapat Memperhatikan dan merasakan petilasan peninggalan Pangeran Cakrabuana dan Sunan Gunung Jati.

Museum Topeng Cirebon

Bertempat di salah satu bangunan yang Terdapat di Gedung Balai Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Museum Topeng Cirebon dikenal sebagai destinasi wisata edukasi dengan ratusan koleksi topeng tradisional.

3 Tempat Wisata ini ‘Wajib’ disambangi saat Libur Lebaran di Cirebon

Museum ini menghadirkan kekayaan filosofi budaya Cirebon dengan menampilkan Sekeliling 132 hingga 150 Kepribadian topeng serta replika Kereta Paksi Naga Liman.  Sekalian topeng-topeng terpajang dengan megah.  Tampak, setiap ukiran pada setiap lekukan Paras kayu tersebut, menyimpan kisah yang berlapis-lapis.

Koleksi Primer museum ini meliputi Topeng Panca Wanda (Panji, Samba, Rumyang, Tumenggung, Kelana) yang menggambarkan siklus hidup Orang dan Kepribadian, serta topeng dari cerita Ramayana dan Mahabharata.

Museum ini didirikan sebagai pusat pelestarian budaya dan sarana wisata edukasi yang menarik di Cirebon, menampilkan kekayaan seni Corak tradisional

Kampung Batik Trusmi

Berkunjung ke Cirebon kurang afdol kalau Bukan mampir ke kawasan Kampung Batik Trusmi. Kawasan ini berada di Plered, Kabupaten Cirebon, yang merupakan pusat industri dan sentra belanja batik terkemuka di Jawa Barat.  Letaknya Sekeliling 4 km dari pusat Kota Cirebon.

3 Tempat Wisata ini ‘Wajib’ disambangi saat Libur Lebaran di Cirebon

Batik Trusmi sudah Terdapat sejak abad 14 masehi dan pertama kali dikembangkan di Keraton Cirebon pada masa kepemimpinnan Kesulatanan kesepuhan dan Kanoman.  Dan Begitu ini, kawasan Kampung Batik Trusmi menghadirkan ribuan perajin batik, serta wisata Masakan dan budaya khas Cirebon.  Bahkan pengunjung dapat Memperhatikan langsung proses pembuatan batik dan belajar sejarahnya, yang konon dimulai dari ajaran Ki Buyut Trusmi.

Motif batik yang menjadi primadona di Kampung Batik Trusmi Ialah motif Mega Mendung, yang merupakan khas Cirebon. Motif Batik Mega Mendung berbentuk gumpalan Mega yang khas dengan aneka Rona nan cerah. Batik ini melambangkan ketenangan, kesabaran, pengendalian diri, keteduhan, dan kekuatan. Selain itu, juga banyak aneka batik motif lainnya seperti Paksinaga Liman dan Patran Keris.

3 Tempat Wisata ini ‘Wajib’ disambangi saat Libur Lebaran di Cirebon

Batik Cirebon dikenal dengan warnanya nan cerah dengan percampuran antara Budaya Tionghoa dan pengaruh Kraton di Kawasan Cirebon itu sendiri.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *