KEDIRI – Persik Kediri menyiapkan program Spesifik dalam menghadapi kompetisi selama bulan Ramadan. Penyesuaian waktu latihan hingga pola makan menjadi Pusat perhatian Esensial, seiring jadwal pertandingan yang mulai bergeser pada malam hari.
Manajer Tim Persik Kediri, M Syahid Nur Ichsan, menyebut bahwa timnya sudah terbiasa menjalani kompetisi di bulan puasa. Oleh karena itu, adaptasi telah disiapkan secara matang, terutama terkait waktu pertandingan, kondisi fisik pemain hingga pola makan.
“Beberapa musim ke belakang kami juga sudah melalui masa kompetisi di bulan Ramadan. Jadi para pemain Tak kaget. Program latihan akan lebih banyak dilaksanakan pada malam hari, sebagai adaptasi dari waktu pertandingan yang dimainkan pukul 20.30 WIB, serta penyesuaian pola makan, terutama bagi pemain yang muslim,” kata Syahid.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa tim Instruktur telah menyiapkan segala aspek pendukungnya, menyusul jadwal pertandingan Persik Kediri selama Ramadan yang terbilang sangat padat dengan jarak laga yang berdekatan.
“Di bulan puasa ini jadwal kami cukup padat, jarak antar pertandingan sangat berdekatan. Jadi Elemen recovery dan pengaturan program latihan menjadi sangat Krusial agar kondisi pemain tetap terjaga,” ujarnya.
Selama Ramadan, Persik Kediri dijadwalkan melakoni empat pertandingan, dimulai dari laga melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, Persis Solo, PSBS Biak dan Persib Bandung.
“Total Terdapat empat pertandingan di bulan puasa ini, mulai dari Rival Bhayangkara FC hingga pertandingan terakhir kami away ke Persib Bandung. Mudah-mudahan dengan seluruh program yang sudah disiapkan Pandai berjalan dengan Berkualitas dan memberikan hasil positif bagi tim Persik Kediri,” pungkasnya. ***
