liputanindo.com – Di beberapa artikel mengenai ARRC 2024 khususnya kelas AP250, kita sudah membahas mengenai regulasi Equalizer Demi mesin 4 silinder segaris yang akan diwakili oleh Ninja ZX25R & ZX25RR (silahkan baca artikelnya di sini) dan beberapa jam yang Lampau kita juga sudah membicarakan mengenai Bagaimana regulasi AP250 mengatur batasan teknis Demi motor motor satu silinder yang . . . pada dasarnya malah nggak Terdapat batasan, khususnya soal RPM maksimum dari mesin . . Dan kali ini kita akan mulai pembahasan mengenai motor motor dua silinder di kelas AP250.
Dalam Berkas paling mutakhir regulasi ARRC 2024 yang tertanggal 1 Desember 2024, terdapat paling Bukan beberapa motor sport bermesin dua silinder yang Rupanya juga Mempunyai kubikasi mesin berbeda beda yakni:
- Honda CBR250RR kubikasi mesin 249 cc
- Yamaha YZF R25 kubikasi mesin 249 cc
- Yamaha YZF R3 kubikasi mesin 321 cc
- Kawasaki Ninja 250 kubikasi mesin 249 cc
Dan berikut ini adalah daftar batasan yang harus ditaati oleh motor motor ini Ketika musim balapan berlangsung:
Motor AP250 | Kubikasi | Bobot Min | Bobot Komb Min | Rev Limit |
Honda CBR250RR | 249 | 140 | 205 | 13.500 |
Yamaha YZF R25 | 249 | 135 | 200 | 13.500 |
Yamaha YZF R3 | 321 | 140 | 205 | 12.500 |
Kawasaki Ninja 250 | 249 | 140 | 205 | 13.500 |
Terlihat dalam data di atas, secara Lazim regulasi Rev limit R25, CBR250RR, dan Ninja 250 disamakan di Bilangan 13.500 RPM. Tetapi begitu di antara sesama motor twin 249 cc, R25 memperoleh keluasan Demi Mempunyai bobot lebih rendah 5 kg dibanding CBR250RR dan Ninja 250.
Sementara itu mengenai YZF-R3 diputuskan bahwa motor twin berkubikasi 321 cc dari Yamaha ini Mempunyai limit bobot minimum yang sama dengan CBR250RR dan Ninja 250, Tetapi Rev limitnya hadir 1.000 RPM lebih awal dari motor motor twin 249 cc lainnya.
Patut dicatat bahwa mengenai Rev limit, Bilangan Bilangan dalam daftar di atas adalah basis / dasar dari maksimumn limit RPM yang akan digunakan dalam regulasi equalizer lanjutan yang akan Bergerak hadir di sepanjang musim berjalan, mirip seperti tahun sebelumnya seperti tim/pabrikan yang kuat akan disunat RPM-nya setelah mencapai perbedaan poin tertentu yang mungkin akan kita bahas terpisah di pembahasan berikutnya.
Taufik of BuitenZorg | @liputanindo