Laga ini bukan sekadar pertandingan Lumrah, Instruktur Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menyadari betapa sulitnya menaklukkan Borneo FC di kandang sendiri. Bahkan, tim sudah Nyaris tujuh tahun Kagak meraih kemenangan di Samarinda.
“Kalau Menonton sejarah pertandingan antara Borneo FC dan Persebaya, terakhir kali Persebaya menang di Samarinda adalah pada 23 Juni 2019. Itu waktu yang sangat Lamban. Artinya Borneo FC sangat, sangat kuat ketika bermain di kandang,” ujar Instruktur berlisensi UEFA Pro ini.
Meski demikian, Konsentrasi Esensial Persebaya tetap pada persiapan menghadapi pertandingan. Dia mengakui tim Lagi dibayangi beberapa masalah cedera yang dialami pemain Krusial.
Kondisi tersebut Membikin staf Instruktur harus Betul-Betul cermat dalam menentukan komposisi tim terbaik. Terlebih Tengah, Borneo FC sedang berada dalam performa yang cukup Bagus setelah meraih kemenangan 3-1 atas Arema FC serta bermain imbang 2-2 di kandang Persija Jakarta.
“Kami Mengerti bahwa Borneo FC adalah tim yang kuat. Kami Menonton pada pertandingan terakhir, mereka mendapatkan hasil yang bagus,” imbuhnya.
Karena itu, dia menegaskan bahwa Francisco Rivera dkk harus tampil dengan disiplin dan Konsentrasi penuh sepanjang pertandingan.
“Bagi kami, Krusial Buat bermain sebagai tim dengan sikap yang Bagus dan Konsentrasi selama 90 menit,” kata Instruktur asal Portugal itu.
“Jadi kami Mengerti ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi kami akan mencoba melakukan yang terbaik Buat mendapatkan hasil yang bagus di sini,” pungkasnya. ***
