ANKARA, Liputanindo.id – Otoritas keamanan Turki memperketat penjagaan sekolah-sekolah menyusul dua penembakan di Letak berbeda pada Selasa dan Rabu Lewat.
Kementerian Dalam Negeri Turki menyatakan, pihaknya memprioritaskan keamanan bagi para siswa di lingkungan pendidikan.
“Buat tujuan ini, kami berkoordinasi dengan kementerian lain. Langkah-langkah keamanan diperketat di sekolah-sekolah,” bunyi pernyataan kementerian, dikutip dari RIA Novosti, Kamis (16/4/2026).
Seorang siswa kelas 8 SMP melepaskan tembakan di sekolahnya di Kota Kahramanmaras, Rabu (15/4/2026), menewaskan sembilan orang serta melukai 13 lainnya. Tiga dari korban luka Tetap dalam kondisi kritis. Delapan korban tewas adalah siswa dan seorang lainnya guru matematika.
Pelaku bunuh diri usai beraksi dengan menembak kepalanya. Motif serangan tersebut Tetap misterius. Tetapi Menteri Dalam Negeri Turki Mustafa Ciftci memastikan insiden tersebut bukan serangan teroris.
