Fairuz A Rafiq Kaget Kakaknya Jadi Tersangka Korupsi, Minta Keluarga Kagak Dilibatkan

Liputanindo.id – Fairuz A Rafiq buka Bunyi terkait sang Keluarga, Fadia Arafiq, yang ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Fariuz mengaku kaget sekaligus Kagak Paham tentang kejahatan yang dilakukan sang Keluarga.

“Yang Niscaya, pastinya kaget ya dengan Informasi ini, karena saya Kagak Paham-menahu tentang hal ini gitu. Dan pastinya sebagai adik saya mendoakan, semoga permasalahannya Segera selesai,” ujar Fairuz Ketika ditemui di kawasan Tapos, Depok, Jawa Barat, beberapa waktu Lewat.

Ibu tiga anak ini lantas menyerahkan Seluruh proses hukum kepada pihak berwenang. Ia pun akan tetap memberi dukungan kepada Fadia Arafiq dan meyakini agar proses hukum berjalan secara adil.

“Apapun itu, saya Niscaya mendukung. Mau itu salah, Eksis konsekuensinya silakan dijalani. Kalau Kagak Betul juga harus Bisa mendapatkan keadilan seadil-adilnya,” tegasnya.

Selain itu, Fairuz juga meminta doa agar proses hukum yang dijalani oleh sang Keluarga Bisa berjalan Lancar dan adil.

“Jadi didoakan aja pokoknya apapun itu kami keluarga selalu diajarkan adalah kalau memang salah, konsekuensinya dijalani. Kalau itu Kagak Betul, maka harus mendapatkan keadilan seadil-adilnya. Jadi didoakan saja,” tuturnya.

Lebih lanjut, Fairuz meminta agar public Kagak mengaitkan dirinya dengan kasus sang Keluarga. Ia meminta agar keluarganya tetap diberi ruang Buat Konsentrasi menjalani kehidupan tanpa perlu dikaitkan dengan kasus sang Keluarga.

“Dan saya juga minta tolong, ini kan saya juga punya keluarga ya gitu. Jadi biarkanlah keluarga saya Konsentrasi dalam menonton gitu, jangan sangkutpautkan yang saya aja tuh nggak paham dan nggak ngerti,” tegasnya.

Diketahui Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang juga Keluarga Fairuz Arafiq Formal ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing atau tenaga alih daya, dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2023-2026.

KPK mengatakan Fadia Arafiq diduga terlibat konflik kepentingan karena Membangun perusahaan Punya keluarganya, yakni PT Raja Nusantara Berjaya, memenangkan sejumlah pengadaan di lingkungan Pemkab Pekalongan.

Fadia Arafiq dan keluarga disebut menerima Rp19 miliar dari kontrak pengadaan tersebut. Dengan rincian Rp13,7 miliar murni dinikmati dia dan keluarga, Rp2,3 miliar dibagikan kepada Direktur PT RNB sekaligus ART bernama Rul Bayatun, dan Rp3 miliar hasil penarikan Kas yang belum dibagikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *