Program rejuvenasi di Peninsula Island, The Nusa Dua. Foto: ITDC.
Seiring berjalannya pekerjaan di lapangan, sejumlah paket pekerjaan Primer juga menunjukkan perkembangan signifikan seperti pekerjaan peremajaan dan penataan jalan akses Gate AC hingga Peninsula Island yang mencapai progres 30,48 persen; pekerjaan akses Water Blow dan penataan Peninsula Island mencapai progres 74,91 persen; serta pekerjaan instalasi limbah, resapan, dan Ground Water Tank (GWT) mencapai progres 12,63 persen.
General Manager The Nusa Dua I Made Agus Dwiatmika menyampaikan program rejuvenasi ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam menjaga daya saing The Nusa Dua sebagai destinasi pariwisata premium yang berkelanjutan.
“Rejuvenasi yang kami fokuskan Demi ini di area Peninsula Island, Kagak hanya Buat meningkatkan estetika kawasan, tetapi juga memastikan standar infrastruktur dan fasilitas publik yang lebih adaptif terhadap kebutuhan event Dunia dan wisata berkualitas,” ungkap I Made Agus Dwiatmika seperti dikutip dari keterangan tertulis, Senin, 27 April 2026.

Konsentrasi Primer pengerjaan
Sejumlah pekerjaan telah dilaksanakan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja, antara lain penataan area Water Blow yang dilengkapi dengan penambahan fasilitas wedding venue, pembangunan area baru Buat stage, pemasangan batu andesit sebagai finishing jalur pedestrian, penataan jalan akses menuju Peninsula, pembangunan unit-unit resapan air hujan di area jalan kawasan The Bay, serta pengembangan fasilitas pendukung berupa toilet wisatawan dan bale massage bagi Golongan paguyuban.
Selain itu, berbagai langkah strategis juga telah disiapkan, termasuk penguatan pengawasan kualitas Pembangunan, serta pengadaan material Buat mendukung kelancaran pekerjaan di lapangan. Program rejuvenasi Peninsula Island ini sendiri diharap Dapat selesai secara bertahap sesuai Sasaran, sehingga Bisa menghadirkan Persona baru kawasan The Nusa Dua yang lebih terintegrasi, modern, dan berdaya saing Mendunia.
“Upaya ini sekaligus memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai world class tourism destination yang mengedepankan kualitas, keberlanjutan, dan pengalaman wisata yang unggul,” tutur I Made Agus Dwiatmika.
