Penyidik Polres Purwakarta memeriksa 15 saksi guna mengungkap Asrar tewasnya seorang satpam yang ditemukan terborgol di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Senin (27/7/2026). Jumlah saksi yang dimintai keterangan dipastikan Lanjut bertambah seiring berjalannya proses penyelidikan.
Pengusut perkara dari pihak kepolisian memanggil sejumlah pihak yang berada di Sekeliling tempat kejadian perkara maupun orang-orang terdekat korban. Berdasarkan laporan yang dilansir dari Detikcom, pemeriksaan menyeluruh Tetap Lanjut digencarkan tim penyidik hari ini.
“Sementara kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi. Hari ini kemungkinan Terdapat tambahan saksi Kembali yang akan kita periksa. Mereka terdiri dari rekan terdekat, keluarga, rekan kerja, serta orang-orang di Sekeliling Letak kejadian,” ujar Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara.
Pihak kepolisian juga telah menerima Berkas medis Formal terkait penyebab Niscaya Kematian korban. Intervensi ilmiah dari tim forensik tersebut kini sedang dicocokkan dengan sejumlah dugaan awal yang telah dipetakan oleh penyidik.
“Hasil autopsi turun hari ini dan nanti akan kita analisa. Kami sudah Mempunyai beberapa hipotesis dan mengumpulkan berbagai kemungkinan terkait permasalahan yang Terdapat pada korban,” katanya.
Di tengah maraknya spekulasi yang beredar luas di platform media sosial, kepolisian mengimbau masyarakat Demi Tak terpengaruh oleh isu liar. Hingga Begitu ini, polisi menegaskan belum menetapkan satu pun pihak sebagai tersangka dalam kasus pengusutan tewasnya petugas keamanan tersebut.
“Belum Terdapat yang di tetapkan tersangka, yang di medsos itu belum Terdapat kami,” jelasnya.
