Persela Lamongan Krisis Bek Tengah Jelang Hadapi Barito Putera

Foto BeritaJatim.com

Lamongan (Liputanindo.id) – Kemenangan Persela Lamongan atas Persiba Balikpapan menyisakan pekerjaan rumah serius bagi tim Laskar Joko Tingkir, terutama di sektor jantung pertahanan.

Persela dipastikan mengalami krisis bek tengah jelang laga lanjutan menghadapi Barito Putera setelah Muhammad Yoga Wahyu harus absen akibat kartu merah yang diterimanya pada pertandingan sebelumnya.

Absennya Yoga Membangun Persela kini hanya Mempunyai satu pemain dengan posisi natural sebagai bek tengah, yakni Daniel Goncalves. Kondisi tersebut memaksa Instruktur Persela, Bima Sakti, memutar otak Buat mencari solusi terbaik demi menjaga keseimbangan lini belakang.

Situasi darurat ini sudah mulai diantisipasi Bima Sakti sejak pertandingan kontra Persiba. Demi Yoga diusir wasit, Bima melakukan improvisasi dengan menggeser Hendro Siswanto, yang berposisi Asal sebagai gelandang bertahan, Buat bermain di sektor bek tengah mendampingi Daniel Goncalves.

“Kita Eksis lima pertandingan di bulan Januari ini. Yang terdekat Copot 11 melawan Barito. Dengan adanya Yoga kartu merah, tentu kita akan rotasi pemain,” ujar Bima Sakti, Senin (5/1/2026).

Selain opsi merotasi pemain dan mengubah posisi natural, Persela juga bergerak Segera memanfaatkan bursa transfer paruh musim yang akan segera dibuka. Bima Sakti mengonfirmasi bahwa manajemen dan tim Instruktur telah menyiapkan langkah antisipatif.

“Copot 10 kan sudah dibuka transfer window. Kita akan mencari pemain yang sudah diinventarisir,” tuturnya.

Instruktur yang pernah menangani Timnas Indonesia itu menyebut, kebutuhan akan bek tengah menjadi prioritas Esensial dalam daftar bidikan Persela. Ia juga menegaskan telah mendapat kepercayaan penuh dari manajemen dalam menentukan pemain yang akan direkrut.

“Saya sudah berdiskusi dengan manajemen bagaimana pemain yang akan kita ambil. Karena manajemen juga memberikan tanggung jawab penuh kepada saya. Saya yang memilih, saya yang Menonton semuanya, jadi kita cari pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim Persela,” kata Bima Sakti.

Dengan jadwal padat dan persaingan ketat di bulan Januari, Persela dituntut segera menemukan solusi agar krisis lini belakang Bukan mengganggu konsistensi performa tim di laga-laga krusial mendatang. [fak/beq]