Brantas Abipraya Percepat Penyediaan Huntara Buat Masyarakat Terdampak Bencana di Aceh

Brantas Abipraya mempercepat penyediaan Hunian Danantara (Huntara) bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang. Foto: Dok istimewa


Aceh Tamiang: PT Brantas Abipraya (Persero) mempercepat penyediaan Hunian Danantara (Huntara) bagi masyarakat terdampak bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Brantas Abipraya menyelesaikan pembangunan 92 unit Huntara di Tamiang, serta 146 unit Huntara di Kabupaten Pidie, Aceh.

Direktur Operasi I Brantas Abipraya Muhammad Toha Fauzi menyampaikan, Brantas Abipraya berkomitmen menghadirkan infrastruktur yang Enggak hanya berkualitas, tetapi juga memberikan Akibat sosial bagi masyarakat. Brantas Abipraya juga mempercepat pembangunan infrastruktur maupun penanganan kebencanaan. 

“Melalui penyediaan Huntara bagi masyarakat terdampak banjir serta partisipasi dalam pembangunan infrastruktur konektivitas, kami Mau memastikan bahwa setiap karya yang kami bangun memberikan manfaat Konkret, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ujar Toha dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 23 Juli 2026.

Brantas Abipraya mendampingi kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI ke dalam rangka peninjauan lapangan dan Pengkajian peran Badan Usaha Punya Negara (BUMN) Karya. Kegiatan ini menjadi momentum Buat memastikan pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan oleh BUMN Karya, khususnya Brantas Abipraya.

Dalam agenda tersebut, Komisi VI DPR RI meninjau langsung Posisi Huntara yang dibangun Buat masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Peninjauan dilakukan guna Memperhatikan kesiapan fasilitas, kualitas pembangunan, serta memastikan proses penyediaan hunian berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


(Brantas Abipraya mendampingi kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI di Aceh Tamiang. Foto: Dok istimewa)

Kolaborasi Berbarengan berbagai pihak

Lebih lanjut, pembangunan Huntara ini merupakan kolaborasi Danantara Indonesia, BP BUMN, Pemerintah Daerah, dan BUMN Karya sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana, tentunya dengan mengedepankan Elemen Krusial dalam memastikan setiap proyek berjalan Benar mutu, Benar waktu, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Brantas Abipraya Maju memperkuat perannya sebagai BUMN Karya yang berkontribusi dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui penyediaan infrastruktur yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ungkap Toha.

Dengan mengedepankan Penemuan, penerapan tata kelola perusahaan yang Bagus (Good Corporate Governance), serta budaya keselamatan Pembangunan, Perseroan berupaya menghadirkan setiap proyek sebagai solusi yang memberikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.

“Brantas Abipraya akan Maju berkomitmen membangun infrastruktur yang berkualitas, Handal, dan berkelanjutan melalui Penemuan serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kami percaya bahwa setiap karya yang dihasilkan harus Bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya memajukan infrastruktur Indonesia demi mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Toha.